Terseret File Epstein, Jalan Kevin Warsh ke Kursi Ketua The Fed Terancam

4 weeks ago 13

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:00 WIB

Jakarta, VIVA – Calon pilihan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Kevin Warsh, menghadapi hambatan serius untuk menduduki kursi Ketua bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed). Di tengah proses pencalonan yang belum juga mendapat kepastian dari Senat, namanya justru terseret dalam dokumen terkait kasus Jeffrey Epstein, memicu sorotan baru dari kalangan politik di Washington.

Hingga hampir dua bulan sejak Presiden AS Donald Trump mengumumkan pencalonan Warsh, Senat belum juga menjadwalkan sidang konfirmasi. Padahal, masa Ketua The Fed yang saat ini masih dipegang Jerome Powell akan segera berakhir dalam dua bulan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senator Partai Demokrat, Elizabeth Warren, mengirim surat kepada Warsh untuk meminta penjelasan rinci terkait hubungan dirinya dengan Jeffrey Epstein. Permintaan ini muncul setelah Departemen Kehakiman AS merilis sejumlah email yang menunjukkan Warsh dan istrinya, Jane Lauder, pernah diundang ke acara yang dikaitkan dengan Epstein.

Jeffrey Epstein

Photo :

  • townandcountrymag

Beberapa acara yang diduga dihadiri Warsh antara lain perayaan Natal tahun 2010 di St. Barthélemy serta jamuan makan malam di New York. Daftar tamu makan malam itu mencantumkan nama Epstein, Warsh, Lauder, Trump bersama istrinya Melania, serta beberapa anak presiden.

Namun, dari rangkaian email yang dirilis pada Januari lalu, belum dapat dipastikan siapa saja yang benar-benar menghadiri acara tersebut. Trump sendiri secara konsisten membantah melakukan pelanggaran, dan kemunculan namanya dalam dokumen tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam tindakan ilegal.

“Ketika Senat mempertimbangkan pencalonan Anda sebagai Ketua The Fed, sangat penting bagi Kongres dan publik untuk sepenuhnya memahami sejauh mana interaksi atau hubungan Anda dengan Jeffrey Epstein,” tulis Warren surat panggilan ke Warsh dikutip dari CNN Business, Rabu, 26 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warren juga meminta Warsh menjelaskan apakah ia menghadiri acara-acara tersebut atau pertemuan lain yang melibatkan Epstein maupun rekannya, Ghislaine Maxwell. Selain itu, ia meminta catatan komunikasi yang mungkin pernah terjadi antara Warsh dengan keduanya.

Komite Perbankan Senat, yang dipimpin oleh Warren sebagai anggota Demokrat paling senior, memiliki kewenangan untuk menilai kelayakan kandidat sebelum diajukan ke pemungutan suara penuh di Senat.

Halaman Selanjutnya

Hingga kini, pihak Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi tersebut. Situasi ini menambah ketidakpastian mengenai siapa yang akan memimpin bank sentral AS di tengah momen krusial bagi perekonomian global.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |