Timnas Indonesia Dapat Angin Segar dari Presiden CONMEBOL, Tampil di Piala Dunia 2026 Semakin Jadi Kenyataan

10 hours ago 4

Selasa, 21 Juli 2026 - 09:36 WIB

VIVA – Timnas Indonesia berpeluang besar tampil di Piala Dunia 2030. Pasalnya, wacana penambahan kuota peserta menjadi 64 disuarakan sejumlah pihak setelah diusulkan Presiden FIFA, Gianni Infantino baru-baru ini.

Piala Dunia 2030 akan menjadi turnamen edisi spesial karena akan berusia 100 tahun. FIFA pun sudah memilih enam negara sebagai tuan rumah. Tiga negara yakni Spanyol, Portugal, dan Maroko ditunjuk sebagai tuan rumah utama. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara tiga pertandingan pembuka akan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay sebagai penghormatan terhadap sejarah Piala Dunia pertama yang berlangsung di Montevideo pada 1930.

Meski demikian, Presiden FIFA Gianni Infantino belum memberikan kepastian soal format 64 peserta. Ia menegaskan usulan tersebut masih dalam tahap pembahasan.

"Kami akan mempelajari semua usulan setelah Piala Dunia selesai. Saat menyelenggarakan Piala Dunia, kami harus memikirkan seluruh dunia, bukan hanya Eropa dan Amerika Selatan," ujar Infantino.

Menurutnya, semakin banyak negara yang mendapat kesempatan tampil di Piala Dunia, maka perkembangan sepak bola dunia juga akan semakin merata.

"Setiap negara harus punya mimpi tampil di Piala Dunia. Jika negara-negara kecil tidak diberi kesempatan, mereka akan kehilangan motivasi untuk berkembang," katanya.

Dan kini, wacana Piala Dunia 2030 dengan 64 peserta kembali menguat. Presiden CONMEBOL, Alejandro Dominguez, memberi sinyal bahwa turnamen edisi 2030 bakal diikuti 64 negara.

Pernyataan itu muncul tak lama setelah Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 usai menumbangkan Argentina 1-0 di final yang berlangsung di Stadion MetLife, New Jersey. Melalui akun media sosial X, Dominguez menulis pesan yang langsung memicu perhatian publik sepak bola dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selanjutnya dimainkan di rumah kami! Pada 2030, Piala Dunia akan hadir di Uruguay, Argentina, dan Paraguay, kesempatan besar bagi sepak bola untuk merayakan 100 tahun Piala Dunia dengan kompetisi yang diikuti 64 tim," tulis Dominguez.

Pernyataan tersebut membuat banyak pihak meyakini FIFA tengah serius mempertimbangkan penambahan jumlah peserta lagi, meski belum ada keputusan resmi. Di sisi lain, ini juga menjadi kabar baik bagi Timnas Indonesia yang memiliki mimpi besar untuk tampil di turnamen paling akbar di bumi ini.

Halaman Selanjutnya

Namun, rencana memperluas jumlah peserta menjadi 64 tim juga menuai penolakan. Presiden UEFA Aleksander Ceferin secara terbuka menyebut ide tersebut sebagai "gagasan yang buruk". 

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |