VIVA – Performa Timnas Indonesia yang meningkat dalam beberapa tahun terakhir ternyata belum membuat skuad Garuda banyak menerima undangan laga persahabatan internasional dari negara lain.
Situasi tersebut menjadi salah satu alasan PSSI lebih sering menggelar agenda FIFA Matchday di Indonesia dibanding bermain di luar negeri.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, mengakui bahwa hingga kini federasi sepak bola Indonesia masih minim menerima undangan pertandingan internasional dari negara lain. Karena itu, PSSI lebih aktif mengundang tim asing datang ke Tanah Air untuk menjalani laga uji coba.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi dan Manajer Timnas Indonesia, Sumardji
Photo :
- VIVA / Robbi Yanto
“Di samping memang keinginan kami untuk mengundang beberapa federasi atau tim dari luar, kami juga belum begitu banyak menerima undangan dari negara lain,” ujar Yunus Nusi dikutip dari tvOnenews Jumat, 15 Mei 2026.
Menurut Yunus, tingginya antusiasme masyarakat terhadap Timnas Indonesia juga menjadi pertimbangan mengapa laga FIFA Matchday lebih sering digelar di kandang sendiri. Dukungan besar suporter dinilai mampu menciptakan atmosfer positif bagi perkembangan sepak bola nasional.
“Karena kita juga tahu euforia masyarakat dan suporter Indonesia begitu besar. Maka dari itu, kami lebih memilih mengundang tim-tim dari luar negeri datang ke Indonesia,” katanya.
Sejak 2021 atau setelah pandemi Covid-19, Timnas Indonesia tercatat telah menjalani 69 pertandingan internasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 28 laga berlangsung di Indonesia, baik dalam agenda FIFA Matchday maupun laga persahabatan internasional.
Sementara itu, sebagian besar pertandingan di luar negeri terjadi karena Indonesia mengikuti turnamen resmi atau menjalani laga tandang dalam kompetisi. Untuk agenda FIFA Matchday di luar negeri, Timnas Indonesia terakhir kali mendapat undangan pada 2019 saat menghadapi Yordania dalam laga persahabatan internasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Situasi minim undangan tersebut masih terjadi meski kini Timnas Indonesia kini diperkuat sejumlah pemain naturalisasi yang bermain di Eropa dan ranking FIFA Indonesia terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia John Herdman berharap skuad Garuda lebih sering menjalani pertandingan internasional di luar negeri. Menurutnya, pengalaman bermain di kandang lawan penting untuk membangun mentalitas tim menghadapi tekanan pertandingan besar.
Halaman Selanjutnya
“Kalau ingin mengejar Jepang atau Qatar, Indonesia harus terbiasa bermain di luar negeri dan menghadapi tekanan pertandingan internasional,” ujar Herdman usai drawing Piala Asia AFC 2027.

2 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)