Tips Ibu Rumah Tangga Bertahan di Tengah Tekanan Ekonomi, IRT Bisa Jadi Penopang Keluarga

16 hours ago 3

Selasa, 27 Januari 2026 - 19:07 WIB

Jakarta, VIVA – Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak keluarga Indonesia, peran perempuan—terutama ibu rumah tangga (IRT) —kian terasa penting. Bukan hanya sebagai pengelola rumah tangga, para ibu juga menjadi penopang ekonomi keluarga, khususnya melalui usaha kecil yang dijalankan dari rumah.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) per Maret 2025 menunjukkan jumlah penduduk berpendapatan rendah di Indonesia masih mencapai sekitar 23,85 juta orang atau 8,47 persen dari total populasi. Kondisi ini berdampak langsung pada kesejahteraan keluarga dan membuat banyak rumah tangga harus memutar otak untuk menambah penghasilan. Dalam situasi seperti ini, perempuan sering berada di garis depan, meski harus menghadapi berbagai keterbatasan. Scroll untuk info lengkapnya, yuk!

Tak sedikit ibu rumah tangga yang menggantungkan penghasilan dari sektor informal atau usaha mikro berskala kecil. Lebih dari 64 persen perempuan bekerja di sektor ini, sering kali dengan akses terbatas terhadap modal, pendampingan, dan pengembangan keterampilan. Padahal, sektor UMKM sendiri dikenal sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Berangkat dari realitas tersebut, berbagai inisiatif pemberdayaan mulai bermunculan, salah satunya Program Ibu Juara Dairy Champ yang telah berjalan sejak Agustus 2023. Program ini hadir dengan pendekatan sederhana namun relevan dengan keseharian para ibu, yakni mendorong kewirausahaan rumahan sebagai jalan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Hingga kini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 1.000 ibu di wilayah Jabodetabek, Bandung, dan Surabaya.

CEO PT Etika Beverages Indonesia, Airil Haidi Ahmad Rafiae, menilai ibu memiliki posisi strategis dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus komunitas.

“Pemberdayaan perempuan merupakan salah satu pilar utama dalam strategi keberlanjutan kami. Melalui Program Ibu Juara, kami memanfaatkan produk Dairy Champ yang sudah akrab dan digunakan sehari-hari di banyak rumah tangga sebagai titik awal yang praktis bagi para ibu untuk memulai usaha,” ujar Airil dalam keterangannya, dikutip Selasa 27 Januari 2026. 

Tak hanya soal modal awal, program ini juga menekankan pentingnya pendampingan. Para peserta mendapatkan pembinaan rutin, mulai dari pengetahuan produk, cara berjualan, hingga membangun kepercayaan diri. Menurut Marketing Manager PT Etika Beverages Indonesia, Dodi Afandi, pendekatan tersebut membuat para ibu tidak sekadar berjualan, tetapi juga belajar menjadi wirausaha yang lebih mandiri.

Halaman Selanjutnya

“Kami ingin membangun keterampilan dan pola pikir wirausaha agar para ibu dapat menciptakan usaha yang berkelanjutan,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |