Toko Piscok Pocin Buka Suara soal Satatus Saepul, Pelaku Mutilasi di Depok

2 hours ago 6

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:36 WIB

VIVA – Kasus mutilasi terhadap Kunaefi (51) di Depok, Jawa Barat, turut menyeret nama sebuah usaha pisang cokelat atau piscok di kawasan Stasiun Pondok Cina (Pocin). Pasalnya, Saepul alias Saepullah (26), pria yang kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut, diketahui pernah bekerja sebagai penjaga outlet piscok di lokasi tersebut.

Pihak toko kemudian memberikan klarifikasi mengenai hubungan kerja Saepul dengan usaha mereka. Penjelasan itu disampaikan setelah informasi mengenai pekerjaan Saepul beredar dan dikaitkan dengan kasus pembunuhan yang terjadi pada 23 Juli 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui akun Instagram @piscokselamatpagi, pihak usaha menegaskan bahwa Saepul memang pernah menjadi bagian dari tim mereka. Namun, masa kerjanya terbilang singkat karena pria tersebut baru sekitar satu bulan bekerja di outlet kawasan Pocin.

"Yang bersangkutan betul ex karyawan (sebagai penjaga outlet Pocin) dan tim baru," bunyi unggahan Instagram @piscokselamatpagi, dikutip Jumat 7 Agustus 2026.

Saepul Baru Sebulan Bekerja di Outlet Piscok Pocin

Dalam keterangannya, pihak toko menjelaskan bahwa Saepul belum lama bergabung sebagai penjaga outlet. Sebelum mengajukan pengunduran diri, ia sempat meminta izin untuk mencari pekerjaan lain.

"Masuk kerja baru sebulan, 22 Juli bersangkutan izin lamar kerja di Margo City. 23 Juli izin resign," jelasnya.

Keterangan tersebut menunjukkan bahwa Saepul sudah menyampaikan rencana untuk meninggalkan pekerjaannya sebelum kasus pembunuhan terhadap Kunaefi terungkap. Pengunduran dirinya bahkan dilakukan pada tanggal yang sama dengan dugaan aksi pembunuhan.

Pihak usaha juga menegaskan tidak mengetahui aktivitas Saepul di luar pekerjaannya. Mereka menyatakan bahwa interaksi dengan Saepul sebatas hubungan kerja selama pria tersebut menjadi penjaga outlet.

"Selebihnya kita nggak begitu mengikuti apapun yang dilakukan yang bersangkutan," tegasnya.

Klarifikasi ini sekaligus memperjelas bahwa Saepul sudah berstatus sebagai mantan karyawan ketika kasus tersebut mencuat. Pihak toko tidak memberikan keterangan lebih jauh mengenai kehidupan pribadi maupun aktivitas Saepul di luar lingkungan pekerjaannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saepul Resign Lewat WhatsApp

Hal lain yang menjadi sorotan adalah cara Saepul mengajukan pengunduran diri. Berdasarkan pesan yang diterima pemilik usaha, ia menyampaikan keputusan tersebut melalui WhatsApp.

Halaman Selanjutnya

Dalam pesan itu, Saepul meminta maaf karena harus berhenti bekerja. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemilik usaha karena telah memberinya kesempatan bekerja selama sekitar satu bulan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |