VIVA – Cadangan devisa Indonesia naik menjadi 146,5 miliar dolar, memberi trader mata uang sesuatu yang penting untuk dipikirkan. Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa meningkat dari 145,3 miliar dolar pada akhir Juli menjadi 146,5 miliar dolar pada akhir Agustus 2026. Angka itu memberi para pembuat kebijakan bantalan yang cukup besar di saat pasar global masih mudah gelisah dan rupiah masih bisa bereaksi cepat terhadap pergerakan dolar AS.
Bagi trader forex Indonesia, angka cadangan devisa bisa terlihat seperti salah satu statistik ekonomi yang lebih pantas berada di laporan pemerintah ketimbang di layar trading. Namun angka itu penting. Cadangan yang kuat memberi Bank Indonesia lebih banyak ruang untuk menghadapi tekanan terhadap rupiah dan dapat memengaruhi cara investor menilai kemampuan Indonesia bertahan di tengah periode tekanan keuangan global.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Cadangan yang Lebih Besar Memberi Rupiah Ruang Bernapas
Cadangan devisa berfungsi sebagai bantalan keuangan. Cadangan ini memberi bank sentral sumber daya yang dapat menopang stabilitas eksternal ketika pasar menjadi tidak nyaman. Posisi cadangan devisa Indonesia saat ini juga berada nyaman di atas standar kecukupan internasional yang umum digunakan, sehingga menambah satu lapis keyakinan lagi.
- Lebih banyak ruang saat mata uang tertekan: Cadangan yang lebih besar bisa memberi Bank Indonesia fleksibilitas lebih ketika rupiah menghadapi tekanan jual yang luar biasa kuat.
- Bantalan eksternal yang lebih kokoh: Cadangan membantu menutupi kebutuhan impor dan kewajiban utang luar negeri pemerintah, dua area yang dipantau investor internasional saat menilai ketahanan sebuah perekonomian.
- Kepercayaan bisa sama pentingnya dengan intervensi: Trader tahu bahwa bank sentral memiliki sumber daya yang siap digunakan. Terkadang pengetahuan itu sendiri sudah cukup memengaruhi ekspektasi pasar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski begitu, cadangan devisa bukanlah medan pelindung bagi mata uang. Rupiah tetap bisa melemah meski Indonesia punya bantalan yang sehat, terutama ketika investor global berbondong-bondong beralih ke dolar. Anggap saja cadangan devisa sebagai payung. Payung membantu saat hujan mulai turun, tetapi tidak bisa mengendalikan cuaca.
Dari Mana Kenaikan Itu Berasal?
Halaman Selanjutnya
Lonjakan tersebut tidak muncul begitu saja. Bank Indonesia menyebut kenaikan pada Agustus terutama ditopang oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah, meskipun pada saat yang sama terjadi pembayaran utang luar negeri dan langkah-langkah stabilisasi rupiah.

7 hours ago
3





















