Trump Klaim China Sepakat dengan AS, Tak Ingin Iran Punya Nuklir

8 hours ago 1

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:02 WIB

Beijing, VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim hasil pembicaraannya dengan Presiden Xi Jinping adalah bahwa baik AS maupun China tidak ingin agar Iran punya senjata nuklir.

"Kami juga membahas Iran. Pandangan kami mengenai Iran sangat mirip, kami ingin hal itu berakhir. Kami tidak ingin mereka memiliki senjata nuklir," kata Trump dalam video yang disiarkan oleh televisi pemerintah China, di Zhongnanhai, Beijing, Jumat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump menyampaikan hal tersebut saat tur privat dengan Xi Jinping ke Zhongnanhai, kompleks pemerintahan dan kepemimpinan tertinggi di China yang menggabungkan kantor presiden, kantor perdana menteri maupun kantor dan kediaman para elit Partai Komunis China yang tertutup untuk publik dan punya keamanan sangat tinggi.

"Kami ingin selat (Hormuz) tetap terbuka. Saat ini kami sedang menutupnya. Mereka menutupnya, dan kami menutupnya lagi terhadap mereka. Namun, kami ingin selat itu terbuka, dan kami ingin mereka mengakhiri persoalan ini, karena situasi di sana kacau, agak kacau," tambah Trump.

Dan kondisi itu, ungkap Trump, tidak baik dan tidak bisa dibiarkan.

"Mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," tegas Trump.

Selain itu Trump menyebut ia dan Xi Jinping juga membahas banyak hal lainnya.

"Dan saya kira kami sangat sependapat. Kami akan melanjutkan pembahasan lebih lanjut sekarang bersama kelompok yang lebih besar," tambah Trump.

Ia pun mengungkapkan sangat berterima kasih kepada Presiden Xi dan seluruh perwakilannya.

"Kami telah menjalin hubungan yang bersahabat dengan mereka semua. Mereka orang-orang hebat, merupakan suatu kehormatan berada di sini," ungkap Trump.

Trump juga mengatakan kunjungannya tersebut akan bersifat timbal balik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami akan menunjukkan semuanya (di Amerika) secara terbuka, dan mudah-mudahan Anda akan punya kesan yang sangat baik, seperti saya yang sangat terkesan dengan China. Saya hanya ingin mengakhiri dengan mengucapkan terima kasih banyak. Ini benar-benar menjadi dua hari yang luar biasa. Terima kasih banyak," kata Trump.

Dalam keterangan tertulis di laman Kementerian Luar Negeri China, Presiden Xi mengatakan China dan AS dapat memperkuat kerja sama untuk mendorong pembangunan dan kebangkitan masing-masing.

Halaman Selanjutnya

"Kedua negara perlu melaksanakan dengan baik konsensus penting yang telah kita capai, menghargai momentum positif yang tidak mudah diperoleh saat ini, menjaga arah yang tepat, menyingkirkan berbagai gangguan, dan mendorong hubungan kedua negara berkembang secara stabil," kata Presiden Xi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |