Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani Akhir Pekan Ini, Benarkah Perang Segera Usai?

1 day ago 7

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:00 WIB

VIVA –Presiden Amerika Serikat Donald Trump membatalkan rencana serangan terhadap Iran pada Kamis malam. Trump menyebut pembatalan serangan ini lantaran kedua negara tersebut telah bersepakat untuk mengakhiri konflik. 

Belakangan, Trump juga mengatakan bahwa dokumen kesepakatan tersebut seharusnya dapat diselesaikan dalam beberapa hari ke depan, bahkan mungkin ditandatangani di Eropa akhir pekan ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump berulang kali mengklaim bahwa kesepakatan dengan Iran sudah hampir tercapai atau bahwa serangan besar-besaran AS terhadap Iran akan segera dilakukan. Namun, dalam beberapa kesempatan, perundingan justru terhenti atau Trump sendiri mundur dari rencana tersebut. 

Pada Kamis, ia kembali membatalkan rencana serangan dan menyatakan bahwa kesepakatan sudah dekat setelah mediator Qatar dan negosiator Iran mencapai rancangan yang mereka anggap dapat diterima, menurut laporan Axios.

Media tersebut juga melaporkan bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tidak diberi pemberitahuan terlebih dahulu mengenai pengumuman Trump, sehingga kabar itu mengejutkannya.

“Berdasarkan fakta bahwa pembahasan dengan Republik Islam Iran telah dibawa ke tingkat kepemimpinan tertinggi Iran dan telah mendapatkan persetujuan, saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, membatalkan serangan dan pemboman yang dijadwalkan terhadap Iran malam ini," tulis Trump dikutip dari laman Times of Israel, Jumat 12 Juni 2026. 

Ia menambahkan bahwa pembahasan dan poin-poin akhir, baik secara konseptual maupun dalam rincian yang mendalam, telah disetujui oleh semua pihak yang terlibat, termasuk Amerika Serikat, Israel, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Turki, Pakistan, Bahrain, Kuwait, Yordania, Mesir, dan lainnya.

Namun, Trump juga menegaskan bahwa blokade AS terhadap kapal-kapal yang terkait dengan Iran akan tetap berlaku sepenuhnya hingga kesepakatan tersebut benar-benar diselesaikan, yang menunjukkan bahwa perjanjian itu belum final.

“Waktu dan tempat penandatanganan akan segera diumumkan,” lanjut Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pernyataan tersebut, seorang pejabat senior Israel mengatakan kepada Channel 12 bahwa Israel belum mengetahui adanya kesepakatan yang telah difinalisasi.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Teheran belum mengambil keputusan akhir mengenai kemungkinan kesepakatan dengan Amerika Serikat dan tidak akan mengorbankan garis merah mereka dalam perundingan, menurut kantor berita resmi IRNA.

Halaman Selanjutnya

Juru bicara  kementerian Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa laporan mengenai waktu dan tempat penandatanganan masih bersifat spekulatif dan belum ada keputusan yang benar-benar final. Ia menambahkan bahwa sebagian besar teks perundingan memang sudah selesai disusun, tetapi Amerika Serikat berulang kali mengubah posisinya selama proses negosiasi berlangsung.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |