Trump Optimis Dapat "Tundukkan" Iran di Meja Perundingan

4 weeks ago 10

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:52 WIB

VIVA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meyakini dapat menegosiasikan kesepakatan yang jauh lebih baik dengan Iran pada tahap ini. Hal tersebut disampaikan Menteri Keuangan AS, Scott Bessent kepada Fox News, Rabu, 11 Februari 2026.

Sebelumnya pada hari yang sama, Trump mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu, ia menekankan pentingnya melanjutkan keterlibatan dengan Teheran untuk merampungkan sebuah kesepakatan. Ia juga menyatakan harapan agar Iran bertindak secara "masuk akal dan bertanggung jawab."

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Presiden Trump berpikiran terbuka, dan seperti yang ia katakan, ia yakin sekarang dapat memperoleh kesepakatan yang jauh lebih baik dari pihak Iran setelah Operasi Midnight Hammer pada 22 Juni," ujar Bessent kepada Fox News, seraya menambahkan bahwa tercapai atau tidaknya kesepakatan tersebut bergantung pada Teheran kepada 

Ia juga menyebutkan bahwa Trump dan Menteri Perang Pete Hegseth akan mengambil sejumlah keputusan di tengah pengerahan ulang aset militer Washington ke arah Iran.

Pada Selasa, sejumlah media melaporkan, dengan mengutip citra satelit, bahwa pasukan AS telah memindahkan pesawat dan sistem pertahanan ke pangkalan militer di kawasan tersebut seiring meningkatnya ketegangan dengan Iran.

Sementara Iran berupaya mencapai kesepakatan mengenai isu nuklir Teheran sesegera mungkin, mengingat faktor waktu menjadi pertimbangan penting bagi Iran, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Ismail Baghaei, Selasa.

"Semakin cepat kesepakatan tercapai, semakin baik. Kami memulai negosiasi ini dengan tujuan mencapai hasil. Waktu sangat penting bagi kami. Saya telah berkali-kali mengatakan bahwa pencabutan sanksi sesegera mungkin adalah kemenangan bagi Iran," kata Baghaei seperti dikutip oleh stasiun televisi Iran SNN.

Ia menambahkan bahwa pembicaraan Iran-AS pada Jumat lalu di Muscat berfokus pada pembahasan isu-isu umum dan dimaksudkan untuk menilai keseriusan niat pihak Amerika dan menentukan langkah selanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, Presiden AS Donald Trump mengatakan pembicaraan yang berfokus pada nuklir Iran itu berjalan dengan baik dan akan berlanjut selama pekan ini.

Pada saat yang sama, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa Teheran bersikeras pada haknya untuk memperkaya uranium, bahkan jika hal itu menyebabkan perang. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI Vahd Nabyl A. Mulachela

Israel Gabung Board of Peace Bentukan Trump, Bagaimana Sikap RI?

Israel bergabung ke Board of Peace setelah Benjamin Netanyahu meneken Piagam Dewan Perdamaian saat berkunjung ke Washington DC, Rabu 11 Februari 2026.

img_title

VIVA.co.id

12 Februari 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |