Sabtu, 9 Mei 2026 - 23:20 WIB
VIVA –Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali memberikan peringatan kepada Iran. Dalam peringatannya, Trump menyebut AS bisa meningkatkan langkah militernya di Selat Hormuz jika tidak terjadi kesepakatan dengan Iran.
Ia juga mengancam akan menghidupkan kembali sekaligus memperluas operasi Project Freedom yang saat ini sedang dihentikan sementara.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kalau semuanya tidak segera disepakati dan dibereskan, kami akan mengambil jalur lain,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih Jumat Waktu setempat dikutip dari laman Anadolu Agency, Sabtu 9 Mei 2026.
Saat ditanya apakah Amerika Serikat akan kembali menjalankan Project Freedom, Trump menjawab bahwa kemungkinan tersebut bisa terjadi.
"Saya rasa tidak tapi kemungikinan itu masih terbuka," kata dia.
Trump menjelaskan bahwa Pakistan, yang saat ini menjadi mediator pembicaraan antara Washington dan Teheran, meminta Amerika Serikat untuk tidak melanjutkan operasi militer tersebut.
"Kami mungkin akan kembali ke Project Freedom jika tidak ada perkembangan. Itu akan menjadi Project Freedom Plus, artinya Project Freedom ditambah hal-hal lain," katanya tanpa menjelaskan lebih rinci langkah tambahan apa yang dimaksud dalam operasi yang diperluas tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan itu memicu aksi balasan dari Teheran terhadap Israel dan sekutu-sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, termasuk penutupan Selat Hormuz.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun perundingan di Islamabad belum berhasil menghasilkan kesepakatan jangka panjang. Gencatan senjata itu kemudian diperpanjang oleh Trump tanpa batas waktu yang jelas.
Sejak 13 April, Amerika Serikat menerapkan blokade laut yang menargetkan lalu lintas maritim Iran di jalur perairan tersebut. Pada Selasa lalu, Trump mengumumkan bahwa militer AS akan menghentikan sementara Project Freedom guna memulihkan kebebasan navigasi kapal-kapal komersial di Selat Hormuz. Meski begitu, ia menegaskan bahwa blokade Amerika tetap akan berlangsung sepenuhnya dan tetap berlaku.
Bahrain Tangkap 41 Orang Diduga Terkait IRGC Iran, Ada Apa Sebenarnya?
Kementerian Dalam negeri Bahrain menangkap 41 orang yang disebut-sebut memiliki kaitan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Ada apa sebenarnya?
VIVA.co.id
9 Mei 2026

4 days ago
3











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)