Update Gaji Dokter di Indonesia 2026, dari Internship Rp3 Jutaan hingga Spesialis Tembus Rp100 Juta

3 days ago 5

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:43 WIB

Jakarta, VIVA – Menjadi dokter masih dianggap sebagai salah satu profesi paling prestisius di Indonesia. Namun di balik citra tersebut, perjalanan karier tenaga medis ternyata tidak selalu identik dengan penghasilan fantastis sejak awal. Mulai dari masa internship dengan tunjangan terbatas hingga dokter spesialis senior dengan praktik padat, setiap jenjang memiliki tantangan dan tingkat pendapatan yang berbeda.

Perbedaan penghasilan dokter pada 2026 juga dipengaruhi banyak faktor, seperti lokasi praktik, status rumah sakit, spesialisasi, hingga jam kerja yang dijalani. Bahkan, tak sedikit dokter yang harus mengambil shift tambahan atau membuka praktik lain demi menambah pemasukan. Berikut gambaran terbaru kisaran gaji dokter di Indonesia sepanjang 2026. Yuk, scroll!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Dokter Spesialis, Penghasilan Bisa Tembus Ratusan Juta

Dokter spesialis masih menjadi kelompok dengan potensi penghasilan tertinggi di dunia medis. Pendapatan mereka biasanya berasal dari gabungan gaji rumah sakit, biaya konsultasi, tindakan medis, operasi, hingga praktik pribadi.

Besaran penghasilan pun berbeda tergantung spesialisasi dan reputasi dokter. Untuk spesialis senior dengan pengalaman di atas 10 tahun, kisarannya antara lain:

  • Spesialis Kandungan (Sp.OG): sekitar Rp25 juta hingga Rp100 juta per bulan
  • Spesialis Bedah (Sp.B) dan Jantung (Sp.JP): sekitar Rp15 juta hingga Rp50 juta per bulan
  • Spesialis Penyakit Dalam (Sp.PD): sekitar Rp20 juta hingga Rp80 juta per bulan
  • Spesialis Mata (Sp.M): sekitar Rp14 juta hingga Rp65 juta per bulan
  • Spesialis Kulit dan Kelamin (Sp.KK): sekitar Rp20 juta hingga Rp30 juta per bulan
  • Spesialis Anak, Saraf, dan lainnya: sekitar Rp18 juta hingga Rp30 juta per bulan

Dokter spesialis di rumah sakit swasta besar bahkan bisa mengantongi lebih dari Rp100 juta per bulan apabila memiliki jadwal operasi padat dan praktik di beberapa tempat sekaligus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Dokter Residen, Jam Kerja Berat dengan Tunjangan Terbatas

Meski sedang menempuh pendidikan spesialis, dokter residen belum otomatis mendapatkan penghasilan besar. Justru fase ini dikenal sangat berat karena tekanan akademik tinggi dan jadwal jaga yang padat.

Halaman Selanjutnya

Dokter residen umumnya memperoleh tunjangan pendidikan dari rumah sakit pendidikan atau program tertentu. Mengacu pada pernyataan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI pada 2024, rata-rata tunjangan dokter residen berada di angka Rp7,5 juta per bulan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |