Viral Dugaan Child Grooming di SMK Tangsel, Kepala Sekolah Dinonaktifkan

1 hour ago 1

Jumat, 15 Mei 2026 - 18:30 WIB

VIVA –Ramai di media sosial dugaan child grooming oleh Kepala Sekolah terhadap siswinya di salah satu sekolah menengah kejuruan (SMK) di Tangerang Selatan.

Menyusul dengan kasus tersebut, pihak Yayasan sekolah angkat bicara. Dalam keterangan resmi yang diunggah di akun Instagram resmi Yayasan @letrispamulangofficial, diketahui, kepala sekolah  telah menonaktifkan kepala sekolah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Menyikapi isu yang berkembang di media sosial belakangan ini, Yayasan bersama manajemen sekolah telah mengambil Langkah responsif. Demi menjunjung tinggi transparansi dan kelancaran proses investigasi saat ini yang bersangkutan telah dinonaktifkan sementara dari jabatannya hingga pemeriksaan internal dinyatakan selesai sepenuhnya," demikian keterangan resmi pihak Yayasan dikutip Jumat 15 Mei 2026. 

Yayasan juga disebut telah membentuk tim khusus untuk mendalami fakta-fakta yang ada. 

"Kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara adil, tegas, dan sesuai dengan aturan hukum serta kode etik Pendidikan yang berlaku," lanjut keterangan resmi mereka. 

Terkait dengan siswa, pihak Yayasan mengatakan bahwa fokus Utama pihaknya saat ini adalah memastikan lingkungan belajar tetap aman dan kondusif bagi seluruh siswa-siswi. 

Kronologi Kasus Dugaan Child Grooming

Kasus ini ramai di media sosia setelah kegiatan pelepasan siswa kelas XII (study tour) yang diselenggarakan pada 7 Mei 2026 di Dieng dan Yogyakarta. Sejumlah siswa bersaksi bahwa selama perjalanan tersebut kepala sekolah secara terang-terangan menunjukkan kedekatan fisik dan emosional yang berlebihan dengan korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan video yang viral di media sosial, kepala sekolah tersebut diduga sengaja menargetkan siswi yang memiliki latar belakang kurang mendapatkan figure ayah di rumah. Sang kepala sekolah kemudian memposisikan diri sebagai pendengar sekaligus figure pelindung.

Kepala sekolah tersebut juga disebut memberikan perlakuan khusus kepada korban dengan membayarkan iuran SPP bulanan hingga menanggung biaya berbagai kegiatan sekolah.

Ilustrasi pelecehan seksual pada anak - Foto Dok Istimewa

Polisi Selidiki Dugaan Child Grooming oleh Oknum Kepala Sekolah SMK di Pamulang

Polres Tangerang Selatan tengah menyelidiki dugaan kasus child grooming yang melibatkan seorang oknum kepala sekolah di SMK Letris Indonesia, Kecamatan Pamulang, Tangsel

img_title

VIVA.co.id

15 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |