Viral Tren Saltwater Flush, Benarkah Minum Air Garam Bisa Membersihkan Usus?

7 hours ago 3

Selasa, 22 September 2026 - 14:40 WIB

VIVA – Tren menjaga kesehatan pencernaan terus bermunculan di media sosial. Salah satunya adalah saltwater flush, metode yang dilakukan dengan meminum air yang dicampur garam dengan tujuan merangsang buang air besar.

Bagi sebagian orang, cara ini dianggap praktis untuk membuat perut terasa lebih lega. Bahkan, muncul pula anggapan bahwa minum air garam dapat membantu membersihkan saluran pencernaan dari berbagai zat yang dianggap tidak dibutuhkan tubuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, benarkah saltwater flush memberikan manfaat untuk kesehatan pencernaan? Atau justru ada risiko yang perlu diperhatikan sebelum Anda mencobanya? Simak informasi selengkapnya, sebagaimana dilansir dari Cleveland Clinic, Selasa, 22 September 2026.

Apa Itu Saltwater Flush?

Saltwater flush sendiri merupakan metode minum air yang dicampur garam dengan tujuan merangsang pergerakan usus. Setelah meminumnya, seseorang dapat mengalami dorongan untuk buang air besar.

Efek tersebut membuat metode ini sering dikaitkan dengan upaya mengatasi sembelit atau membuat perut terasa lebih kosong. Namun, efek pencahar yang muncul tidak otomatis berarti sistem pencernaan menjadi lebih sehat.

Tubuh sebenarnya sudah memiliki mekanisme sendiri untuk membuang sisa makanan dan zat yang tidak dibutuhkan. Karena itu, klaim bahwa saltwater flush dapat melakukan detoksifikasi atau membersihkan racun dari usus perlu disikapi dengan hati-hati.

Bisa Membantu Buang Air Besar?

Salah satu efek yang mungkin dirasakan setelah minum air garam adalah meningkatnya keinginan untuk buang air besar. Larutan garam dalam jumlah tertentu, memang dapat menarik air ke dalam saluran pencernaan, sehingga mendorong terjadinya BAB.

Efek inilah yang membuat saltwater flush dianggap dapat membantu ketika seseorang mengalami sembelit. Namun, manfaat tersebut cenderung bersifat sementara dan bukan solusi utama untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Jika Anda sering mengalami sembelit, penyebabnya sebaiknya dicari terlebih dahulu. Kurang serat, kurang minum, kurang bergerak, perubahan pola makan, hingga kondisi kesehatan tertentu dapat berperan terhadap masalah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membuat Perut Terasa Lebih Lega

Setelah buang air besar, sebagian orang mungkin merasa perut menjadi lebih ringan atau tidak terlalu begah. Sensasi tersebut bisa muncul karena isi usus berkurang setelah BAB.

Halaman Selanjutnya

Namun, perasaan lebih lega tersebut tidak bisa disamakan dengan proses "membersihkan" saluran pencernaan. Tidak ada alasan untuk menganggap bahwa semakin banyak isi usus yang dikeluarkan, semakin sehat pula sistem pencernaan Anda. Karena itu, jangan menjadikan rasa ringan setelah saltwater flush sebagai tanda bahwa tubuh telah mengalami proses detoksifikasi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |