Wanit Paruh Baya Ditemukan Tewas di Tangerang, Anak Kandungnya Ditangkap Polisi

2 days ago 9

Kamis, 17 September 2026 - 21:01 WIB

Tangerang, VIVA – Seorang wanita berusia 60 tahun, Erni Warnasari, ditemukan dalam kondisi tewas di kawasan Bojong Nangka, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis pagi, 17 September 2026.

Erni ditemukan warga dalam kondisi tergeletak dengan luka parah di bagian kepala. Polisi menduga luka tersebut akibat hantaman benda tumpul.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawanya tak tertolong dan Erni dinyatakan meninggal dunia.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan (Tangsel), Wira Graha Setiawan mengatakan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB di Kampung Babakan Tangkil, Kelurahan Bojong Nangka, Kelapa Dua.

"Kejadian terjadi pada Kamis, 17 September 2026, dugaan tindak pidana di Babakan Tangkil, Bojong Nangka, Kelapa Dua. Korban berinisial Erni Warnasari dengan usia 60 tahun," katanya.

Berdasarkan informasi yang diterima polisi, warga awalnya menemukan Erni tergeletak dalam kondisi kritis. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada petugas Polsek Kelapa Dua.

Saat ditemukan, korban masih dalam keadaan hidup. Namun, terdapat luka parah pada bagian kepala depan dan belakang yang diduga akibat hantaman palu.

"Warga bersama aparat kepolisian kemudian segera membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia tidak lama kemudian," kata dia.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan petunjuk di lokasi kejadian.

Dari proses tersebut, penyidik mengarah kepada seorang pria berinisial Evi Wihandono (41). Yang mengejutkan, Evi merupakan anak kandung Erni.

Evi kemudian diamankan polisi di lokasi kejadian tanpa perlawanan. Polisi mendapati tanda-tanda luka pada bagian tangannya yang turut menjadi petunjuk dalam proses penyelidikan.

"Polsek Kelapa Dua sudah mengamankan terduga pelaku dengan inisial Evi Wihandono, di mana terduga pelaku adalah anaknya," ucapnya.

Penyidik juga menemukan sebuah benda tumpul di tempat kejadian perkara yang diduga kuat berkaitan dengan penganiayaan terhadap Erni.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjalani interogasi dan pemeriksaan lebih lanjut, Evi akhirnya mengakui perbuatannya.

Meski demikian, polisi belum mengungkap motif di balik dugaan penganiayaan yang menyebabkan Erni meninggal dunia. Penyidik masih mendalami keterangan pelaku serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap perkara tersebut secara menyeluruh.

Halaman Selanjutnya

"Untuk motif dan lain-lain, kita masih lakukan penyelidikan dan penyidikan. Sesegera mungkin akan kami laporkan kepada rekan-rekan semuanya," kata dia. (Ant)

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |