Bekasi, VIVA – Misteri kematian seorang warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan (Korsel) menggemparkan warga Tambun Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Pria berinisial S (66) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya dengan sejumlah luka di tubuh. Korban ditemukan pertama kali oleh putrinya sendiri pada Rabu sore, 27 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Saat itu, kondisi korban sudah tidak bernyawa dan tergeletak di dalam rumah. Hal itu diungkap Kapolsek Tambun Selatan Komisaris Polisi Wuryanti.
"Ya kronologinya kemarin sore jam 03.00, beliau ditemukan oleh putrinya. Sudah dalam kondisi meninggal," kata dia, Kamis, 28 Mei 2026.
Penemuan jasad korban sontak membuat geger lingkungan sekitar. Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berada seorang diri di rumah saat ditemukan. Kondisinya pun mengenaskan lantaran tubuhnya berlumuran darah.
"Betul (korban ditemukan) sendiri di rumah. Betul (Kondisi bersimbah darah)," tuturnya.
Polisi menduga korban mengalami tindak kekerasan sebelum meninggal dunia. Hal itu diperkuat dengan adanya sejumlah luka akibat benda tajam maupun benda tumpul di tubuh korban.
Meski demikian, penyebab pasti kematian pria asal Korea Selatan tersebut masih menunggu hasil autopsi yang saat ini tengah dilakukan.
"Ya nanti disimpulkan dalam ini ya, dalam penyelidikan ya, sedang diautopsi. Nanti baru diketahui penyebab pasti kematiannya. Tetapi yang jelas di tubuh korban ditemukan banyak bekas trauma kekerasan, seperti itu. Iya, ada (kekerasan) benda tumpul, diduga ya. Ya, diduga benda tumpul dan benda tajam," ujarnya.
Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian. Sejumlah langkah penyelidikan dilakukan untuk mengungkap apa yang sebenarnya terjadi di balik kematian korban.
Karena korban merupakan warga negara asing, polisi juga telah berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta terkait penanganan kasus tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kemudian polisi melakukan langkah-langkah penyelidikan, karena beliau warga negara asing, kami sudah berkoordinasi memberitahukan ke Kedubes (Korsel). Di Kedubesnya yang ada di Jakarta," ucapnya.
Sementara itu, jasad korban saat ini masih menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.
Halaman Selanjutnya
"Nah, hari ini sedang dilaksanakan autopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya," kata dia lagi.

5 hours ago
3














:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3432220/original/050867700_1618724332-hush-naidoo-yo01Z-9HQAw-unsplash.jpg)

![[Kolom Pakar] Dokter Ray Wagiu Basrowi: Peran Ganda Ibu Pekerja di Indonesia](https://cdn0-production-images-kly.akamaized.net/4PDT82S2e8pRy0jVWbBaEYUDJaA=/1200x675/smart/filters:quality(75):strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508439/original/026909700_1771575367-dokter_dan_peneliti_kedokteran_komunitas__Dr._dr._Ray_Wagiu_Basrowi__MKK__FRSPH_.jpeg)