Jakarta, VIVA – Persoalan rumah tangga antara Ruben Onsu dan Sarwendah masih terus menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya ramai mengenai isu nafkah anak yang disebut mencapai Rp200 juta per bulan, kini perhatian masyarakat beralih pada pengakuan Ruben yang mengaku kesulitan bertemu dengan anak-anaknya.
Situasi tersebut memicu berbagai spekulasi di media sosial. Tidak sedikit warganet yang menyarankan agar Ruben menempuh jalur hukum untuk mengajukan perubahan hak asuh anak. Di tengah perdebatan yang berkembang, pengacara kondang Hotman Paris turut memberikan pandangan mengenai kemungkinan tersebut dari sudut pandang hukum.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Hotman, proses perubahan hak asuh bukan perkara sederhana. Meski demikian, terdapat sejumlah faktor yang bisa menjadi pertimbangan apabila salah satu pihak merasa kondisi yang terjadi saat ini sudah tidak sesuai dengan kepentingan terbaik bagi anak.
Putusan Hak Asuh Tidak Bisa Diubah Begitu Saja
Hotman Paris menjelaskan bahwa apabila sebelumnya sudah ada putusan pengadilan mengenai hak asuh maupun pembagian waktu bertemu anak, maka seluruh pihak wajib mematuhinya.
Ia menegaskan bahwa perubahan tidak bisa dilakukan secara sepihak tanpa proses hukum yang baru.
"Enggak bisa ngambil gitu aja berarti harus prestasi lagi. Kalau dilanggar putusan pengadilan sebelumnya, gugat minta dirubah," ujar Hotman yang dikutip dari tayangan YouTube pada Jumat, 12 Juni 2026.
Kesulitan Bertemu Anak Bisa Menjadi Pertimbangan
Salah satu isu yang belakangan ramai diperbincangkan adalah pengakuan Ruben yang disebut mengalami kesulitan bertemu anak-anaknya dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut Hotman, apabila kondisi tersebut benar terjadi dan dapat dibuktikan, maka hal itu berpotensi menjadi salah satu dasar gugatan.
Namun, ia mengingatkan bahwa pengadilan tidak akan hanya berpatokan pada pengakuan semata. Semua harus didukung dengan bukti yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, apabila Ruben ingin menjadikan persoalan tersebut sebagai alasan hukum, maka proses pembuktian akan menjadi faktor yang sangat menentukan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kemampuan Mengasuh Anak Menjadi Faktor Utama
Hotman juga menyoroti bahwa perkara hak asuh pada akhirnya selalu kembali kepada kepentingan anak.
Halaman Selanjutnya
Hakim biasanya akan menilai siapa pihak yang dianggap paling mampu memberikan pengasuhan, pendidikan, perhatian, dan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

5 hours ago
1















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)