7 Strategi Frugal Living saat Ramadhan, Nikmati Bukber dan Berbagi Tanpa Stres Finansial

3 weeks ago 5

Senin, 16 Februari 2026 - 14:00 WIB

Jakarta, VIVA – Bulan Ramadhan sering identik dengan peningkatan pengeluaran rumah tangga. Biaya belanja bahan makanan, acara buka puasa bersama, zakat, sedekah, hingga persiapan Idulfitri dapat membuat arus kas bulanan terasa lebih berat dari biasanya. 

Tanpa perencanaan yang matang, pengeluaran bisa melonjak tanpa disadari dan mengganggu kondisi keuangan setelah Ramadhan berakhir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nah, penerapan konsep frugal living bisa dicoba untuk mengelola keuangan selama bulan Ramadhan. Gaya hidup hemat ini bukan berarti pelit atau menahan diri secara berlebihan, melainkan mengelola uang dengan sadar, disiplin, dan sesuai prioritas. 

Melansir dari Nisa Foundation, Senin, 16 Februari 2026, berikut beberapa strategi frugal living yang dapat diterapkan selama Ramadhan.

1. Susun Anggaran Khusus Ramadhan

Langkah pertama adalah membuat anggaran terpisah untuk kebutuhan Ramadhan. Identifikasi pos pengeluaran seperti bahan makanan sahur dan buka puasa, zakat, sedekah, transportasi tambahan, serta kebutuhan menjelang Idulfitri. Memisahkan anggaran ini dari pengeluaran rutin bulanan, Anda bisa melihat gambaran lebih jelas mengenai kemampuan finansial.

2. Rencanakan Menu Mingguan

Salah satu sumber pemborosan terbesar selama Ramadhan adalah belanja impulsif bahan makanan. Rasa lapar saat berpuasa sering mendorong seseorang membeli makanan berlebihan. Untuk menghindarinya, buatlah rencana menu mingguan sebelum pergi berbelanja.

Memiliki daftar belanja yang terstruktur, membuat Anda lebih mindful dengan membeli bahan yang benar-benar dibutuhkan. Cara ini tidak hanya menekan pengeluaran, tetapi juga mengurangi risiko makanan terbuang sia-sia.

3. Kurangi Frekuensi Makan di Luar

Acara buka puasa bersama memang momen sosial yang menyenangkan. Namun, jika dilakukan terlalu sering, biaya yang dikeluarkan bisa cukup besar. Batasi frekuensi makan di luar dan lebih banyak memasak di rumah. Memasak sendiri memungkinkan kontrol penuh atas porsi, kualitas bahan, dan total biaya. Suasana berbuka bersama keluarga di rumah juga lebih hangat dan bermakna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ramadhan sering diikuti promosi besar-besaran, terutama untuk pakaian, dekorasi, dan makanan premium. Dalam prinsip frugal living, penting bagi Anda mengevaluasi setiap pengeluaran. Tanyakan pada diri sendiri apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat.

Halaman Selanjutnya

5. Optimalkan Pengelolaan Makanan

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |