Rabu, 4 Maret 2026 - 05:17 WIB
Amerika, VIVA – Ketakutan akan pecahnya Perang Dunia 3 kembali meningkat di tengah memanasnya konflik global, termasuk ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran. Banyak pihak khawatir bahwa jika perang besar benar-benar terjadi, senjata nuklir bisa digunakan dan menimbulkan dampak kehancuran luar biasa. Di Amerika Serikat, muncul pertanyaan besar, wilayah mana yang paling berbahaya jika terjadi serangan nuklir?
Menurut laporan dan peta simulasi dampak radiasi yang pernah dipublikasikan oleh Scientific American, wilayah paling berisiko bukan hanya kota besar seperti New York atau Los Angeles. Justru, target strategis kemungkinan besar adalah lokasi fasilitas militer penting, terutama silo rudal balistik antarbenua (ICBM) yang banyak tersebar di wilayah tengah Amerika.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Laporan Newsweek tahun 2024 yang menganalisis peta tersebut mengidentifikasi delapan negara bagian yang memiliki risiko paparan radiasi tertinggi jika terjadi serangan nuklir terhadap fasilitas militer darat di jantung AS.
8 Negara Bagian Paling Berbahaya Jika Terjadi Serangan Nuklir
Berikut delapan wilayah yang dinilai paling berisiko:
- Montana
- Wyoming
- Colorado
- Nebraska
- South Dakota
- North Dakota
- Iowa
- Minnesota
Wilayah-wilayah ini berada di sekitar pusat penyimpanan dan peluncuran rudal nuklir AS. Dalam skenario perang nuklir, musuh kemungkinan besar akan menargetkan fasilitas tersebut untuk melumpuhkan kemampuan serangan balasan Amerika.
Serangan seperti itu tidak hanya menghancurkan target utama, tetapi juga menyebarkan radiasi luas melalui angin dan pola cuaca. Paparan radioaktif dapat mencemari tanah, air, serta rantai makanan selama bertahun-tahun.
Wilayah yang Dinilai Lebih Aman
Sebaliknya, beberapa negara bagian dianggap relatif lebih aman berdasarkan simulasi penyebaran radiasi dan jaraknya dari target militer utama. Wilayah tersebut antara lain:
Maine, New Hampshire, Vermont, Massachusetts, Rhode Island, Connecticut, New York, New Jersey, Pennsylvania, Delaware, Maryland, District of Columbia, Virginia, West Virginia, North Carolina, South Carolina, Georgia, Florida, Alabama, Mississippi, Tennessee, Kentucky, Ohio, Indiana, dan Michigan.
Namun, para ahli menegaskan bahwa kategori “lebih aman” bukan berarti benar-benar aman.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pakar: Tidak Ada Tempat yang Benar-Benar Aman
John Erath dari Center for Arms Control and Non-Proliferation menekankan bahwa dampak perang nuklir akan dirasakan luas.
Halaman Selanjutnya
Ia menyatakan bahwa warga yang tinggal dekat fasilitas militer atau pangkalan kapal selam memang berisiko paling tinggi dalam fase awal serangan. Namun dampak jangka panjang seperti kontaminasi air, makanan, dan paparan radiasi berkepanjangan akan memengaruhi hampir seluruh wilayah.

1 week ago
6











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
