80% SPBU Makin Kondusif, Antrean BBM Subsidi di Makassar Kian Terurai

7 hours ago 3

loading...

Pertamina Patra Niaga menyatakan sekitar 80% SPBU di Makassar telah menunjukkan kondisi pelayanan yang semakin kondusif. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - Kondisi antrean bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, semakin landai dengan lebih dari 35 dari total 45 SPBU atau sekitar 80% telah menunjukkan kondisi pelayanan yang semakin kondusif.

Pjs Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Okky Aditya Wibowo mengatakan membaiknya kondisi antrean juga diikuti dengan semakin singkatnya waktu tunggu masyarakat untuk mendapatkan BBM.

"Dari total 45 SPBU di Kota Makassar, lebih dari 35 SPBU atau sekitar 80% sudah menunjukkan kondisi antrean yang semakin kondusif. Waktu tunggu masyarakat juga semakin singkat," ujar Okky dalam keterangannya, Senin (14/9/2026).

Baca Juga: Pertamina Tambah Tiga SPBU Modular, Antrean BBM di Makassar Makin Landai

Menurut dia perbaikan kondisi antrean tersebut merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi Pertamina Patra Niaga bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk melalui penambahan operator dan jalur pelayanan BBM bersubsidi di sejumlah SPBU serta pengoperasian 25 SPBU selama 24 jam.

Selain itu, Pertamina menambah titik penyaluran melalui SPBU Modular di Center Point of Indonesia (CPI) untuk meningkatkan kapasitas pelayanan sekaligus memberikan alternatif lokasi pengisian bagi masyarakat. Pengaturan sistem ganjil-genap juga masih diterapkan sesuai ketentuan guna menjaga kelancaran dan ketertiban pelayanan di SPBU.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tindak 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 Dialihkelolakan

Okky menegaskan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi bersama pemerintah daerah akan terus memantau dan mengevaluasi kondisi antrean serta menyesuaikan kapasitas pelayanan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Masyarakat juga diimbau mengisi BBM sesuai kebutuhan, mengikuti ketentuan yang berlaku, dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

(nng)

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |