Sabtu, 29 Agustus 2026 - 07:45 WIB
Jakarta, VIVA – Iran memproduksi 90 persen senjata dan amunisinya di dalam negeri, kata juru bicara Kementerian Pertahanan Iran, Reza Talaei-Nik pada Jumat, 28 Agustus 2026.
"Kami memproduksi lebih dari seribu jenis senjata, peralatan, dan amunisi secara domestik. Produksi kami telah mengubah ketergantungan negara 90 persen pada produksi asing sebelum Revolusi menjadi kemandirian 90 persen," kata Talaei-Nik, seperti dikutip kantor berita Iran, IRNA, dikutip Sabtu, 29 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pada 22 Agustus, menhan mengatakan Iran telah menggandakan jumlah produksi senjata dan peralatan pertahanan dalam kurun waktu setahun.
Amerika Serikat dan Israel mulai menyerang sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian meresponsnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS yang berada di negara-negara Timur Tengah.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani sebuah nota kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri permusuhan, namun tak lama kemudian, kedua belah pihak kembali saling serang.
Konflik Iran-AS masih belum terselesaikan, meskipun saat ini tidak ada permusuhan aktif di antara keduanya. Namun demikian, AS memilih untuk meningkatkan tekanan ekonomi terhadap Republik Islam tersebut. (Ant)
AS Peringatkan Israel Tak Serang Iran!
Pemerintah Amerika Serikat (AS) telah memperingatkan Israel agar tidak menyerang Iran. Israel juga diminta untuk mempertahankan tingkat de-eskalasi dengan Suriah saat ini
VIVA.co.id
28 Agustus 2026

3 hours ago
1













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)


