VIVA – Berkeringat kerap dianggap sebagai salah satu penyebab tubuh menjadi tidak segar. Tak sedikit orang kemudian memilih produk yang bekerja dengan cara mengurangi atau bahkan menghentikan produksi keringat.
Padahal, keringat sebenarnya merupakan bagian dari fungsi alami tubuh. Salah satu perannya adalah membantu mengatur suhu tubuh, sementara bau badan muncul karena aktivitas bakteri yang secara alami terdapat di permukaan kulit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Pemahaman tersebut kemudian mendorong munculnya pendekatan berbeda dalam merawat area tubuh yang mudah berkeringat, terutama ketiak. Alih-alih berusaha menghentikan keringat, perhatian diarahkan pada bagaimana mengendalikan sumber bau sekaligus menjaga kondisi kulit.
“Kami selalu kembali pada satu pertanyaan sederhana: mengapa kita berusaha menghentikan sesuatu yang secara alami memang dilakukan oleh tubuh?” ujar Ria Templer, Director of Utama Spice, dalam keterangannya, dikutip Sabtu 29 Agustus 2026.
“Berkeringat memiliki peran penting dalam membantu mengatur suhu tubuh. Yang sebenarnya menjadi masalah bukanlah keringat itu sendiri, melainkan bau badan. Kami ingin menciptakan deodoran yang bekerja pada sumber bau sekaligus tetap selaras dengan kondisi alami kulit. Bagi kami, menjaga kesegaran seharusnya tidak perlu mengorbankan proses alami tubuh," sambungnya.
Pendekatan tersebut berkaitan dengan meningkatnya perhatian terhadap mikrobioma kulit. Kulit memiliki ekosistem mikroorganisme yang secara alami hidup di permukaannya dan berperan dalam menjaga keseimbangan kulit.
Karena itu, penggunaan produk perawatan tubuh tidak hanya berkaitan dengan menghilangkan sesuatu dari kulit, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan tersebut.
Salah satu pendekatan yang mulai ditawarkan adalah penggunaan deodoran berbasis probiotik. Utama Spice, misalnya, memperkenalkan Probiotic Deodorant yang dirancang untuk membantu menetralkan bau sekaligus mempertahankan kondisi alami kulit.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Formula tersebut menggunakan probiotic ferments, Triethyl Citrate, dan Zinc Ricinoleate yang diklaim membantu menangani sumber bau. Kandungan aloe vera dan gliserin juga ditambahkan untuk membantu menjaga kelembapan serta memberikan rasa nyaman pada kulit.
Namun, persoalan menjaga kesegaran tubuh sebenarnya tidak berhenti pada pemilihan deodoran. Aktivitas fisik, cuaca, pakaian, kebersihan tubuh, hingga kondisi kulit juga dapat memengaruhi munculnya bau badan.
Halaman Selanjutnya
Berkeringat setelah berolahraga, misalnya, merupakan respons normal tubuh ketika suhu meningkat. Persoalannya kemudian adalah bagaimana menjaga kebersihan dan kenyamanan kulit setelah aktivitas tersebut.

1 hour ago
1













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9310865/original/081850900_1785378315-cropped-2d7f636b-2380-40cc-a881-ea61c56069f5.jpg)


