Ada Efisiensi, Wagub Rano Sebut Pembangunan Kantor Satpol PP DKI Jadi Tertunda

2 hours ago 3

Sabtu, 25 April 2026 - 14:57 WIB

Jakarta, VIVA – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengaku pihaknya pernah menyusun anggaran terkait rencana pembangunan kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI. Namun, belakangan tertunda karena kebijakan efisiensi.

“Sebetulnya sudah didesain dan dianggarkan, cuma terkena efisiensi,” Rano Karno, dilansir dari ANTARA, Sabtu, 25 April 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rano mengatakan akan membahas soal rencana pembangunan Kantor Satpol PP DKI Jakarta dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

Terlebih, ada permintaan khusus dari Kepala Satpol PP Satriadi Gunawan agar Satpol PP DKI Jakarta memiliki kantor sendiri.

“Kemarin saya sempat bicara dengan Pak Gubernur, sepertinya kita harus evaluasi lagi masalah ini. Apalagi kita mau jadi kota global,” tuturnya.

Dia mengaku prihatin karena para personel Satpol PP di lapangan tak memiliki tempat istirahat yang memadai. Padahal, sebagai pelaksana penegakan peraturan daerah yang memiliki tugas lapangan yang besar, kesehatan Satpol PP merupakan hal penting.

Rano pun heran dengan kondisi Satpol PP DKI Jakarta yang hingga saat ini belum memiliki kantor sendiri. Karena instansi sebesar Satpol PP seharusnya memiliki markas komando (Mako) yang memadai untuk menunjang operasional.

“Maaf, istilahnya kalau misal polisi tidak punya Polda kan aneh. Makanya kalau Satpol PP tidak punya mako, itu aneh,” ujar Rano.

Sebelumnya, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Satriadi Gunawan berharap jajaran Satpol PP DKI Jakarta memiliki kantor sendiri yang representatif guna menunjang kinerja dan meningkatkan kenyamanan kerja personel di lapangan.

“Jadi, Jakarta itu belum punya Kantor Satpol PP. Kami masih numpang di Blok H, Balai Kota. Di lantai 16. Kadang kalau ada kunjungan dari wilayah atau daerah, kami masih menerima di Balai Kota karena belum ada kantor sendiri,” ungkap Satriadi di Jakarta, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, ketersediaan kantor Satpol PP DKI Jakarta sangatlah penting. Terlebih, Jakarta merupakan kota global serta dinobatkan sebagai kota teraman ke-2 se-ASEAN setelah Singapura.

Untuk itu, ia berharap ke depannya Satpol PP DKI Jakarta dapat memiliki kantor guna memonitor kinerja para personel yang saat ini berjumlah 5.000 orang.

Halaman Selanjutnya

“Kami sudah punya lahan di Cempaka Putih. Itu juga kemarin saya sampaikan sangat urgent, untuk bisa mengontrol anggota kami. Kami juga sudah mengusulkan ke Pak Wagub saat kunjungan,” jelas Satriadi.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |