Cargloss 40 Tahun, Siap Hadapi Tantangan Industri Otomotif yang Berubah

3 hours ago 3

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Jakarta, VIVA - Di tengah dinamika industri otomotif nasional yang terus berkembang mulai dari tren elektrifikasi hingga meningkatnya kebutuhan produk aftermarket—peran industri pendukung seperti cat, chemical, dan perlengkapan berkendara menjadi semakin penting. Pelaku industri dituntut tidak hanya adaptif terhadap perubahan, tetapi juga mampu membangun ekosistem bisnis yang terintegrasi.

Dalam konteks tersebut, perjalanan Cargloss Group menjadi salah satu contoh transformasi industri lokal. Perusahaan ini merayakan 40 tahun kiprahnya sekaligus menandai transisi kepemimpinan ke generasi kedua dalam sebuah acara di Citeureup, Bogor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perayaan tersebut dihadiri lebih dari 1.000 undangan, mulai dari mitra bisnis, distributor, hingga komunitas otomotif. Momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan perusahaan dari usaha kecil hingga menjadi industri terintegrasi.

Perayaan Hari Jadi Cargloss

Pendiri Cargloss Group, Harry Suherman, mengungkapkan bahwa perjalanan perusahaan dimulai dari produksi thinner wash dalam skala rumahan pada 1975. Dengan pendekatan sederhana namun konsisten terhadap kualitas, bisnis tersebut perlahan berkembang mengikuti kebutuhan pasar otomotif yang terus tumbuh.

“Perjalanan Cargloss dimulai dari usaha kecil yang kami bangun dari rumah dengan semangat kerja keras dan keyakinan bahwa kualitas akan membawa kepercayaan,” ujar Harry dalam keterangannya, Sabtu 25 April 2026.

Seiring waktu, Cargloss resmi berdiri sebagai perusahaan pada 1985 dan memperluas lini bisnisnya. Kini, perusahaan memiliki ekosistem yang mencakup industri cat otomotif dan industri, produk chemical kendaraan, manufaktur helm, jaringan distribusi nasional, hingga retail otomotif dan lifestyle.

Transformasi tersebut menunjukkan bagaimana perusahaan lokal mampu beradaptasi dengan dinamika industri. Tidak hanya berfokus pada produksi, Cargloss juga membangun rantai bisnis yang saling terintegrasi untuk memperkuat daya saing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Momen 40 tahun ini juga menjadi titik penting dalam aspek kepemimpinan. Secara simbolis, tongkat estafet diserahkan kepada generasi kedua, yakni Ryan Saputra, Eric Saputra, dan Lorenz Saputra.

Salah satu perwakilan generasi kedua, Eric Saputra, menyatakan bahwa fondasi yang dibangun generasi pertama menjadi bekal kuat untuk menghadapi tantangan industri ke depan. Fokus perusahaan selanjutnya diarahkan pada inovasi produk, penguatan ekosistem bisnis, serta ekspansi jaringan distribusi.

Halaman Selanjutnya

“Ke depan, kami akan fokus pada penguatan inovasi produk dan pengembangan ekosistem bisnis yang lebih terintegrasi,” kata Eric.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |