Alami Kecelakaan Moge, Bos Rokok HS Tanggung Seluruh Biaya Korban dan Beri Beasiswa

1 week ago 3

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:34 WIB

VIVA –  Kondisi kesehatan pengusaha asal Yogyakarta Haji Muhammad Suryo terus menunjukkan perkembangan positif pasca kecelakaan  sepeda motor di Simpang Empat Mlangsen, Desa Palihan, Kecamatan Temon, Kulon Progo, Minggu sore, 1 Maret 2026. Dalam insiden itu, turut merenggut nyawa istrinya, Anis Syarifah, yang dimakamkan pada Senin, 2 Maret 2026.

Suryo mengalami kecelakaan maut saat mengendarai motor Harley Davidson bersama istrinya, Anis Syarifah (41). Moge yang dikendarai menabrak pengendara motor Yamaha Jupiter M  di Jalan Nasional Purworejo-Wates hingga menyebabkan istrinya meninggal dunia. Pendiri Surya Group sekaligus pengusaha rokok HS itu kini masih menjalani perawatan di RS JIH Yogyakarta.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah masa pemulihan dan suasana duka, Haji Suryo menyatakan tanggung jawab penuh terhadap korban lain dalam kecelakaan tersebut, yakni Abdullah dan putranya, Deva. Keduanya saat ini dirawat intensif di bangsal VVIP RSUD Wates, Kulon Progo, dengan seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pihak Surya Group.

Perwakilan keluarga Haji Suryo telah menemui istri Abdullah di RSUD Wates pada Selasa, 2 Maret 2026, untuk bersilaturahmi sekaligus menyampaikan bantuan secara langsung. Pihak keluarga memastikan seluruh proses perawatan medis Abdullah dan Deva akan ditanggung hingga keduanya pulih sepenuhnya.

Selain biaya pengobatan, Haji Suryo juga memberikan satu unit sepeda motor baru sebagai pengganti kendaraan yang rusak akibat kecelakaan. Ia juga menjamin pendidikan Deva—yang saat ini duduk di kelas 4 Sekolah Dasar—melalui beasiswa penuh hingga jenjang perguruan tinggi.

"Kami memohon doa agar proses pemulihan Bapak Suryo dan keluarga korban berjalan lancar," ujar perwakilan Haji Suryo, Selasa, 3 Maret 2026.

Saling Bermaafan Lewat Sambungan Video

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suasana haru menyelimuti percakapan antara Haji Muhammad Suryo dan Abdullah yang dilakukan melalui panggilan video pada 3 Maret 2026. Haji Suryo yang masih terbaring di rumah sakit membuka percakapan dengan permohonan maaf.

"Pangapunten nggih, Pak, dhalem mboten saget sowan nggih. Kula ugi njaluk sepura yen ana salahku, mohon maaf nggih, Pak (Mohon maaf ya, Pak, saya belum bisa datang menjenguk langsung. Saya juga minta maaf kalau ada salah saya, mohon maaf ya, Pak)," ujar Haji Suryo melalui sambungan video call 3 Maret 2026 sembari masih terbaring di rumah sakit. 

Halaman Selanjutnya

Ia kembali menyampaikan permohonan maaf karena belum bisa menjenguk Abdullah dan Deva secara langsung akibat kondisi luka di bagian kaki yang masih dalam perawatan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |