Ancaman Trump Jika Iran Tolak Berunding dengan AS: Pekan Depan Serangan Akan Lebih Buruk!

1 hour ago 1

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:35 WIB

VIVA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan serangan terhadap Iran akan terus berlanjut dan semakin ditingkatkan dalam beberapa hari ke depan jika Teheran tidak kembali ke meja perundingan.

Dalam wawancara dengan Fox News, Trump mengatakan pasukan AS akan terus menyerang berbagai sasaran di Iran hingga ia memutuskan untuk menghentikannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami menghantam mereka dengan sangat keras. Kami menghantam setiap sasaran yang mereka miliki di sepanjang pesisir... Serangan akan terus berlanjut sampai saya mengatakan sudah cukup," kata Trump dikutip Rabu, 15 Juli 2026.

Trump mengatakan sasaran sektor energi belum menjadi prioritas, tetapi pada akhirnya juga akan diserang.

"Saya akan menyimpan sasaran energi untuk tahap terakhir, tetapi pada akhirnya kami akan menyerang fasilitas energi," ujarnya.

Trump juga mengancam akan meningkatkan intensitas serangan mulai pekan depan dengan menyasar pembangkit listrik dan jembatan di Iran apabila Teheran tetap menolak berunding.

"Malam ini kami akan menyerang mereka dengan sangat keras. Besok malam juga demikian. Malam berikutnya juga. Pekan depan keadaan akan menjadi jauh lebih buruk bagi mereka karena kami akan menyerang pembangkit listrik dan jembatan mereka, kecuali mereka kembali ke meja perundingan," katanya.

Trump mengaku yakin Iran tidak memiliki pilihan selain mencapai kesepakatan dengan Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa pejabat kedua negara masih berkomunikasi hingga sekitar satu jam sebelum wawancara berlangsung.

"Mereka ingin membuat kesepakatan... Lebih baik mereka melakukannya. Jika tidak, tidak akan ada yang tersisa," ujar Trump.

Mengenai Selat Hormuz, Trump mengatakan Amerika Serikat ingin jalur pelayaran tersebut tetap terbuka bagi lalu lintas internasional.

"Saya sempat ingin mengenakan biaya, tetapi mereka (negara-negara Teluk) lebih memilih membelanjakan lebih banyak uang di Amerika Serikat. Menurut saya itu lebih baik karena saya tidak menyukai gagasan mengenakan biaya. Selat itu harus tetap bebas," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Trump juga menegaskan bahwa tekanan militer merupakan satu-satunya cara untuk membawa Iran ke meja perundingan.

"Satu-satunya cara berunding dengan mereka adalah melalui kekuatan, dan satu-satunya kekuatan itu adalah kekuatan militer. Itulah yang kami lakukan," ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Ia menambahkan bahwa kedua pihak sebenarnya hampir mencapai kesepakatan dua hari sebelumnya, namun menurutnya Iran membatalkannya pada saat-saat terakhir.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |