Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:19 WIB
Jakarta, VIVA – Masyarakat Malaysia diminta untuk berhemat dan berhati-hati dalam pengeluaran. Hal tersebut sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi kemungkinan ketidakpastian ekonomi global.
Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim mengatakan bahwa meskipun situasi ekonomi negara saat ini terkendali, perkembangan geopolitik internasional, khususnya konflik di Timur Tengah, dapat memengaruhi rantai pasokan global, sehingga mendorong harga lebih tinggi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya bertanggung jawab untuk mengingatkan anda agar berhati-hati. Jika bisa menabung selama bulan puasa, jangan menghambur-hamburkan uang secara sembarangan selama hari raya," kata Anwar dalam sambutan di peresmian sebuah masjid di Bukit Mertajam, Pulau Penang, Malaysia, Sabtu, 7 Maret 2026.
Anwar menjelaskan karena perang di Iran, ekonomi dunia bermasalah. Harga minyak juga sudah berlipat ganda. Di tengah situasi saat ini, Anwar mengaku berharap bisa mempertahankan harga bahan bakar minyak jenis RON 95 di Malaysia tetap senilai 1,99 ringgit Malaysia (setara Rp8.547) per liter.
Dia menyampaikan saat ini kapal-kapal besar yang membawa minyak dan gas dari Teluk Hormuz diblokir karena akibat aksi Israel yang didukung oleh Amerika Serikat menyerang Iran.
Lebih dari 200 kapal tanker besar yang mengangkut gas, minyak terhambat. Hal tersebut menyebabkan biaya meroket, termasuk makanan, pupuk yang didatangkan dari Ukraina, Rusia, Eropa, yang saat ini harganya melambung tinggi.
"Sejauh ini, Pemerintah telah mengadakan pertemuan, mencari cara untuk bertahan. Tapi saya hanya ingin memberi tahu Anda sebelumnya, berhati-hatilah dengan pengeluaran Anda, menabunglah. Jangan lupa bahwa dalam situasi nyaman ini, gambaran di dunia ini telah menjadi kacau," kata Anwar.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia menyampaikan perang yang terjadi melibatkan beberapa negara. Menurut Anwar mengatakan meskipun untuk sementara situasi saat ini terkendali, namun antisipasi tetap diperlukan.
"Karena kita tidak bisa memprediksi berapa lama situasi (gejolak) ekonomi akan berlangsung. Bijaklah dalam mengelola ekonomi, jika krisis seperti itu datang, tidak akan mudah bagi kita untuk menyelesaikannya. Masyarakat harus sadar dan saling membantu. Semoga Allah memberi kita kekuatan," ujarnya. (Ant)
Polri Bongkar Tambang Ilegal dan Penyelundupan Pasir Timah ke Malaysia, 7 Tersangka Diamankan
Polri bersama Ditjen Bea Cukai Kemenkeu RI berhasil mengungkap praktik penambangan ilegal dan penyelundupan pasir timah dari Kepulauan Bangka Belitung ke Malaysia.
VIVA.co.id
1 Maret 2026

9 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334428/original/084075100_1756715756-asian-researcher-in-laboratory-from-back.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3167349/original/049156100_1593592165-20200701-Iuran-BPJS-Kesehatan-Resmi-Naik--ANGGA-4.jpg)


