Pertamina Patra Niaga Perkuat Program Pemberdayaan Perempuan di Berbagai Wilayah Indonesia

8 hours ago 4

Sabtu, 7 Maret 2026 - 21:11 WIB

Jakarta, VIVA – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmen perusahaan dalam pemberdayaan perempuan di berbagai wilayah operasional perusahaan. Hal tersebut dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional.

PRogram pemberdayaan perempuan dilaksanakan tersebar di 49 titik di seluruh Indonesia, sebanyak 695 perempuan mendapatkan pendampingan untuk bertumbuh secara ekonomi dan sosial. Program ini membuka ruang belajar, membangun kepercayaan diri, serta mendorong perempuan untuk melangkah lebih jauh dalam memperkuat peran mereka di keluarga dan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V. Dumatubun menyampaikan bahwa momentum Hari Perempuan Internasional menjadi pengingat pentingnya memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan berkelanjutan.

“Kami percaya, ketika perempuan diberi akses terhadap ruang belajar, peluang usaha, dan penguatan kapasitas, dampaknya akan langsung terasa pada ketahanan ekonomi keluarga dan komunitas secara luas,” ujar Roberth, dikutip dari keterangannya, Sabtu, 7 Maret 2026.

Salah satu implementasi program andalan dilaksanakan melalui Integrated Terminal Makassar dengan inisiatif PUANMAKARI (Perempuan Mandiri, Anak Percaya Diri). Program ini berawal dari shelter bagi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan kemudian berkembang menjadi ruang pemberdayaan perempuan serta anak yang berkelanjutan.

PUANMAKARI menjadi program unggulan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dan berhasil meraih PROPER Emas selama dua tahun berturut-turut (2023 dan 2024) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebanyak 103 perempuan dan 230 anak telah mendapatkan pendampingan melalui program ini. Shelter dan kurikulum pemberdayaan berhasil dibentuk, sementara 36 perempuan dan remaja perempuan berkembang melalui berbagai usaha produktif yang dijalankan bersama.

Dari sisi ekonomi, Sekolah Anak Percaya Diri mencatat peningkatan pendapatan sebesar Rp. 51.984.000,- sementara Kelompok Srikandi menghasilkan pendapatan senilai Rp. 86.640.000,- dari aktivitas produktif yang dikembangkan oleh Kelompok Srikandi.
Dampak positif program turut dirasakan oleh para orang tua. Hal tersebut disampaikan oleh Wahida Rahman, orang tua murid Sekolah Anak Percaya Diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak saya dulu pendiam dan tertutup. Sekarang dia lebih kreatif dan sopan kepada orang tua. Semoga program ini terus berlanjut dengan pembelajaran yang semakin berkualitas,” ungkap Wahida.

Sementara itu, di Kampung Atas Air, Pertamina Patra Niaga melalui Refinery Unit V Balikpapan menjalankan program RAWABENING (Rain Water Harvesting and Urban Farming). Program ini mendorong pemberdayaan perempuan melalui kegiatan urban farming dengan memanfaatkan air hujan sebagai sumber air untuk sistem hidroponik.

Halaman Selanjutnya

Program RAWABENING mengembangkan 10 meja hidroponik dengan 440 lubang tanam yang telah menghasilkan sekitar 8.900 bibit sayuran. Sistem pemanenan air hujan yang diterapkan mampu menciptakan efisiensi penggunaan air hingga 92.400 liter per tahun.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |