Kemlu Ungkap Ada Kapal Tugboat Berbendera UEA Berawak 4 WNI Tenggelam di Selat Hormuz

8 hours ago 4

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:52 WIB

Jakarta, VIVA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengumumkan bahwa ada empat awak kapal (ABK) WNI di kapal tugboat Musaffah 2 berbendera Uni Emirat Arab (UEA) yangterbakar dan tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat kemarin.

“Insiden terjadi di Selat Hormuz, di antara perairan UEA dan Oman pada tanggal 6 Maret 2026 pukul 02.00 dini hari waktu setempat,” mengutip pernyataan Direktorat Pelindungan WNI (PWNI) Kemlu RI di Jakarta, Sabtu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saksi mata menyebutkan, menurut pernyataan tersebut, kapal tugboat itu mengalami ledakan yang menyebabkan kapal terbakar dan tenggelam. Hingga saat ini, otoritas UEA dan Oman masih melakukan penyelidikan terkait penyebab insiden tersebut.

Kemlu RI menyampaikan bahwa kapal tugboat itu membawa total tujuh awak kapal yang terdiri dari warga negara Indonesia, India, dan Filipina. Empat awak kapal selamat, sedangkan tiga awak kapal lainnya masih dalam proses pencarian.

“Khusus kondisi awak 4 awak WNI, 1 WNI sedang mendapat perawatan luka bakar di rumah sakit di Kota Khasab, Oman. Sedangkan 3 WNI lainnya masih terus diupayakan pencarian oleh otoritas setempat,” mengutip pernyataan itu.

Disebutkan pula bahwa selain empat WNI tersebut, terdapat satu WNI yang berada di lokasi insiden, namun berada di kapal yang berbeda dan dalam keadaan selamat.

Perwakilan RI di UEA dan Oman terus berkoordinasi dengan otoritas setempat dan pihak terkait untuk mencari tiga awak WNI yang hilang, memastikan perawatan satu WNI yang selamat, serta menyampaikan perkembangan penanganan kepada keluarga di Indonesia, kata Kemlu RI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemlu kembali mengimbau agar seluruh WNI di Timur Tengah, termasuk awak WNI yang bekerja di kapal laut, selalu meningkatkan kewaspadaan, memantau perkembangan situasi melalui sumber informasi resmi, dan menjaga komunikasi dengan Perwakilan RI terdekat.

“Segera lakukan lapor diri untuk memastikan respon cepat dan tepat dari Perwakilan RI. Dalam keadaan darurat, segera hubungi hotline Perwakilan RI terkait,” menurut pernyataan tersebut. (Ant)

Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI, Santo Darmosumarto (kedua kanan)

Kemlu Bicara Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Kemlu RI memastikan bahwa pihaknya terus berdialog dengan otoritas Iran demi memastikan keselamatan dua kapal tanker Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz.

img_title

VIVA.co.id

6 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |