Apa Aja Pengabdian Alumni LPDP? Tasya Kamila Singgung Statusnya Sebagai IRT

2 weeks ago 5

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:09 WIB

Jakarta, VIVA – Perbincangan publik mengenai kontribusi alumni Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) kembali menguat di tengah polemik yang menyeret sejumlah nama penerima beasiswa. 

Program beasiswa yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan itu menjadi sorotan setelah muncul perdebatan mengenai latar belakang ekonomi para awardee, termasuk figur publik yang dinilai telah mapan secara finansial. Scroll lebih lanjut yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Tasya Kamila pun ikut terseret dalam diskusi tersebut. Sebagai salah satu alumni LPDP, Tasya Kamila tak luput dari pertanyaan publik mengenai bentuk pengabdian yang telah ia berikan setelah menyelesaikan studi. 

Apalagi kini ia diketahui lebih banyak menjalani peran sebagai ibu rumah tangga (IRT) dan mengasuh dua anak.
Menanggapi berbagai pertanyaan itu, Tasya Kamila menyampaikan klarifikasi melalui akun Instagram pribadinya dengan tajuk “Laporan Kontribusi sebagai Alumni Awardee LPDP”. 

Ia menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk meminta pertanggungjawaban atas penggunaan dana publik.

“Buatku, kalian berhak bertanya soal ini! Sebagai sesama rakyat, yang membayar pajak, aku sangat mengerti bahwa teman-teman mau 'investasi' kita menghasilkan output yag baik buat bangsa,” tulisnya di Instagram, dikutip Selasa 24 Februari 2026.

Tasya menjelaskan, dirinya menempuh pendidikan magister di Columbia University pada program Public Administration in Energy and Environmental Policy dan lulus sekitar delapan tahun lalu. Ketertarikannya pada isu lingkungan bukan hal baru, mengingat ia telah menyandang gelar Duta Lingkungan Hidup sejak 2005.

Selama masa studi, ia aktif mengikuti berbagai kegiatan organisasi internasional serta menjalani program magang di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Tak hanya itu, ia juga terlibat dalam pengembangan proyek Desa Mandiri Energi di Sumba, Nusa Tenggara Timur. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tasya Kamila menuntaskan studinya tepat waktu dengan IPK 3,75, meski harus menghadapi ujian berat saat ayahnya wafat dan ia tetap mengikuti ujian akhir.

Sekembalinya ke Indonesia, Tasya menjalani masa bakti LPDP periode 2018–2023. Ia menyebut kontribusinya diwujudkan melalui kolaborasi dengan sejumlah kementerian, melanjutkan perannya sebagai Duta Lingkungan Hidup, hingga menginisiasi gerakan masyarakat lewat yayasan Green Movement Indonesia. 

Halaman Selanjutnya

Ia juga aktif mengisi seminar, diskusi, serta lokakarya yang menyasar generasi muda di bidang pendidikan, lingkungan, dan kesehatan.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |