Jakarta, VIVA – Kematian penyanyi Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan para penggemarnya di industri hiburan Tanah Air. Sejumlah figur publik turut hadir untuk memberikan penghormatan terakhir di prosesi pemakaman sang musisi.
Namun di tengah suasana berkabung tersebut, perbincangan di media sosial justru berkembang ke arah yang berbeda. Kehadiran beberapa selebritas dan influencer yang datang melayat menjadi sorotan warganet, terutama terkait pilihan busana yang dikenakan saat menghadiri prosesi pemakaman. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Diskusi ini mencuat setelah sejumlah netizen dari Malaysia mengomentari budaya ziarah yang dilakukan oleh beberapa figur publik Indonesia. Kritik yang muncul sebagian besar menyoroti cara berpakaian yang dinilai kurang sesuai dengan standar kesopanan yang biasa diterapkan saat mengunjungi makam.
Bagi sebagian masyarakat Malaysia, ziarah kubur dipandang sebagai momen sakral yang menuntut tata krama tertentu, termasuk dalam hal berpakaian. Karena itu, mereka menilai pakaian yang dikenakan saat melayat seharusnya lebih tertutup dan sopan.
![]()
Perdebatan tersebut semakin ramai setelah salah satu unggahan di platform X menjadi viral. Unggahan tersebut berasal dari akun @dahfollowbelum yang menyertakan foto suasana pemakaman yang dihadiri sejumlah figur publik.
Dalam unggahan tersebut, pemilik akun menyampaikan kritik yang cukup tajam terhadap gaya berpakaian yang dianggap kurang pantas saat melakukan ziarah.
"Jangan normalise kan budaya indon bawak ke Malaysia. Pergi ziarah orang mati kena tutup aurat untuk Muslim dan berpakaian sopan untuk bukan Muslim. Bukan pakai macam nak g pasaraya. Sebab tu Malaysia kena kawal kemasukan orang Indon, dia orang ni merosakan budaya setempat," tulis akun tersebut, dikutip Sabtu 14 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Komentar tersebut menekankan bahwa ziarah kubur, khususnya bagi umat Muslim, seharusnya dilakukan dengan menutup aurat, sementara bagi non-Muslim tetap diharapkan mengenakan pakaian yang sopan. Sindiran mengenai pakaian yang disamakan seperti hendak pergi ke pasar raya menjadi bagian dari kritik terhadap gaya berpakaian yang dianggap terlalu santai.
Perbincangan ini kemudian meluas setelah unggahan tersebut kembali dibagikan oleh akun Instagram @official.indeed. Sejak saat itu, diskusi mengenai etika berpakaian saat menghadiri pemakaman semakin ramai diperbincangkan oleh warganet dari berbagai negara.
Halaman Selanjutnya
Di Indonesia sendiri, tanggapan yang muncul cukup beragam. Sebagian netizen menilai bahwa standar kesopanan dalam berpakaian dapat berbeda-beda tergantung pada budaya dan kebiasaan di masing-masing negara.

8 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)