Jakarta, VIVA – Suasana Anjungan Sarinah, Jakarta, mendadak lebih hidup pada 5–8 Februari 2026. Bukan hanya karena instalasi raksasa yang berdiri di tengah area, tetapi juga deretan figur publik dan musisi yang silih berganti tampil dalam gelaran bertajuk Festival Sosis Jam 3.
Mengambil momen yang disebut sebagai “jam rawan”—sekitar pukul tiga sore ketika rasa lelah dan kantuk mulai datang—festival ini dikemas sebagai ruang hiburan santai selepas jam kerja. Konsepnya sederhana: menghadirkan hiburan ringan di tengah padatnya ritme kota. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah sesi Makan Bareng Gratis bersama Maia Estianty dan Machel. Kehadiran Maia langsung memancing kerumunan pengunjung yang ingin menyapa sekaligus berfoto. Interaksi santai di sore hari itu terasa seperti meet and greet terbuka, tanpa jarak panggung yang kaku.
Tak hanya itu, panggung festival juga diisi oleh sejumlah musisi yang membawakan setlist bernuansa santai—cocok dengan atmosfer sore Jakarta. Formatnya bukan konser besar, melainkan hiburan kasual yang memungkinkan penonton menikmati musik sambil berkeliling area acara.
Pada hari pertama, panggung juga diisi live cooking show bersama kreator kuliner dan chef ternama. Meski berbasis kuliner, kemasannya tetap menghibur dengan gaya demo interaktif yang mengundang tawa penonton.
Puncak kemeriahan terjadi saat Parade Jam 3 digelar di kawasan Car Free Day, dari Dukuh Atas hingga Sarinah. Lebih dari 300 performer turun ke jalan, menciptakan arak-arakan penuh warna yang menyita perhatian warga yang tengah berolahraga pagi. Parade ini menjadi penutup yang teatrikal—memadukan kostum, musik, dan koreografi jalanan dalam satu rangkaian pertunjukan terbuka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sela acara, Fransisca Sheilla Xavera, Senior Brand Manager Kanzler, sempat menjelaskan konsep di balik festival tersebut.
“Kanzler Singles menghadirkan sosis pertama di Indonesia dengan cita rasa Tom Yum, memadukan sensasi segar, gurih, dan sedikit hints pedas. Varian ini diperkenalkan dengan positioning ‘Nyegerin di Jam 3’, waktu yang kerap identik dengan rasa lelah, mengantuk, dan turunnya fokus. Melalui kampanye ini, kami ingin menghadirkan solusi yang relevan dengan realita keseharian anak muda dan pekerja kota,” ujar Fransisca dalam keterangannya, dikutip Jumat 13 Februari 2026.
Halaman Selanjutnya
“Lewat Sosis Tom Yum dan Festival Sosis Jam 3, kami ingin menghadirkan pengalaman yang bukan cuma enak, tapi juga fun dan relevan dengan gaya hidup sekarang ini," sambungnya.

9 hours ago
2










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256901/original/039184800_1750294371-ChatGPT_Image_Jun_19__2025__07_35_10_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5483201/original/035595200_1769341364-WhatsApp_Image_2026-01-25_at_17.53.37.jpeg)





