Pemerintah Bakal Tambah Charger Mobil Listrik untuk Mudik Lebaran 2026

2 hours ago 2

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:06 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah bakal meningkatkan fasilitas untuk masyarakat yang akan mudik pada periode Lebaran 2026. Salah satunya yaitu dengan mempercepat penambahan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU). 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menjelaskan langkah ini diambil untuk mendukung kenyamanan pengguna mobil listrik yang diprediksi akan terus meningkat pada masa mudik Lebaran 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepadatan Arus Mudik di Tol Jakarta-Cikampek Terus Berlanjut

“Termasuk dengan PLN kita percepatan untuk penambahan charger mobil listrik. Ini kita akan melakukan penambahan ini untuk sekali lagi mendukung kelancaran para pemudik,” ujar Pratikno dalam konferensi pers di Kantor KSP, Rabu, 11 Maret 2026.

Kemudian, pemerintah juga telah berkoordinasi dengan Pertamina dan Danantara untuk menjamin ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM). Pemerintah juga kembali menyiagakan layanan motor pengantar BBM darurat bagi pemudik yang kehabisan bahan bakar di tengah jalan atau jauh dari SPBU.

“Kecukupan BBM, jadi kita sudah berkoordinasi juga dengan Pertamina, dengan Danantara bahwa BBM dijamin cukup, termasuk kita seperti tahun-tahun lalu juga siap dengan sepeda motor jika ada mobil yang kehabisan BBM di tengah jalan yang masih jauh dari SPBU,” kata dia.

Di samping kesiapan infrastruktur dan energi, Pratikno juga menyoroti pentingnya stabilitas harga kebutuhan pokok dan kemudahan akses informasi bagi masyarakat. 

Ia memastikan bahwa sistem informasi terpadu telah disiapkan di bawah pengawalan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk memandu para pemudik selama perjalanan.

Sebagai informasi, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2026 akan jatuh pada 14 Maret dan 15 Maret 2026 mendatang.

Sementara puncak arus mudik kedua diperkirakan jatuh pada 18 Maret dan 19 Maret 2026. 

AHY menjelaskan bahwa hal tersebut sesuai dengan data statistik dari Kementerian Perhubungan saat lebaran tahun sebelumnya.

Pemberlakuan One Way Nasional di Arus Mudik 2025

Photo :

  • VIVA.co.id/M Ali Wafa

Sementara itu, pemerintah juga memprediksi puncak arus balik bakal jatuh pada 24 dan 25 Maret 2026. Kemudian, puncak arus balik kedua akan jatuh pada 28 dan 29 Maret 2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, pemerintah akan menerapkan work from anywhere (WFA) bagi para pekerja.

"Lalu untuk arus baliknya, puncaknya diperkirakan akan jatuh pada tanggal 24 dan 25 Maret, lalu yang kedua di tanggal 28 dan 29 Maret. Itu mengapa di tengah-tengahnya kita mengurai pakai stay dengan cara memberlakukan work from anywhere," katanya.

Green Sukuk.

Proyek 100 GW Energi Surya RI Bisa Diakselerasi Green Sukuk, Ini Penjelasannya

Indonesia memiliki potensi energi surya lebih dari 3.000 gigawatt (GW) dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Namun, pemanfaatannya masih sangat terbatas.

img_title

VIVA.co.id

11 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |