Asyik Main Gadget saat Libur Lebaran, Bila Terlalu Lama Bikin Mata Kelelahan

10 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Bermain atau menonton tayangan lewat gadget atau gawai saat libur Lebaran yang panjang ini memang menyenangkan. Namun, terlalu lama mata terpapar gawai bisa menyebabkan sindrom kelelahan mata.

"Kalau kita baca atau mungkin banyak ngulik info-info seputar mata, ini sering disebut sebagai computer vision syndrome atau CVS. Jadi kalau kita ngomongin sindrom itu kumpulan gejala. Itu bisa banyak," ujar dokter spesialis mata Elisa Yopitasari.

Gejala pertama adalah matanya pedih dan berair, hal itu disebabkan sering terlalu lama melihat layar handphone atau komputer. Gejala lainnya adalah mata memerah, rasa pegal atau sakit di daerah kelopak mata.

Rasa sakit di daerah kelopak mata itu terang Elisa, dapat menjalar ke belakang leher serta pundak. Bahkan ada kasus karena dampak computer vision syndrome atau CVS itu nyeri tulang belakang (back pain).

"Apa sih yang kemudian menyebabkan computer vision syndrome atau kumpulan gejala-gejala gabungan ini sebetulnya adalah mata kita jadi cenderung kering. Karena hubungannya sama refleks mengedip," ujar dokter yang praktik di  Rumah Sakit Immanuel Bandung, Jawa Barat itu.

Iidealnya mata berkedip dalam 1 menit adalah 16-20 kali ditinjau secara fisiologisnya. Namun, jika mata terlalu lama fokus ke layar gawai, maka tanpa disadari refleks mengedip akan berkurang.

Padahal saat mengedip, air mata akan membasahi bola mata. Produksi air mata akan berkurang dengan sendirinya akibat fokus mata dengan intensitas lama terhadap layar gawai.

"Nah itu pastinya pedih, lama-lama kering kemudian menyebabkan mata merah yaitu dari situ. Kemudian rasa pegal semua yang tadi saya sebutkan, itu bisa juga karena posisi. Misalnya posisi kita tidak pas ke gawai yang sudutnya tidak sesuai rekomendasi," kata Elisa dicuplik podcast Rumah Sakit Immanuel Bandung, ditulis Minggu (22/3/2026).

Jika posisi sudut pandang seseorang yang tengah menggunakan gawai terlalu menunduk atau tengadah atau rebahan sambil miring memicu berbagai otot tubuh bekerja lebih keras. Seperti otot leher, pundak, punggung yang merupakan gejala computer vision syndrome.

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |