Bakom RI: 1.738 SPPG Disetop Sementara, Alasannya Tak Penuhi Standar

2 hours ago 1

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:07 WIB

Jakarta, VIVA – Pemerintah mencatat sebanyak 1.738 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah diberhentikan sementara. Langkah tersebut dilakukan karena ribuan SPPG itu tidak memenuhi standar yang ditetapkan.

"Berdasarkan data pada 12 Mei 2026, terdapat 1.738 SPPG yang diberhentikan sementara atau suspend karena tidak memenuhi standar," kata Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari dalam konferensi pers, Rabu, 13 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Qodari menjelaskan, pemerintah terus berkomitmen untuk memperbaiki dan memperkuat pelaksanaan program MBG melalui beberapa langkah. 

Pertama, dengan identifikasi sejumlah tata kelola yang memerlukan penguatan sistemik dan pengelolaan program secara serius, akuntabel dan berorientasi kepada perbaikan yang berkelanjutan.

"Dalam penguatan tata kelola ini, pemerintah memegang tiga prinsip yang sederhana namun tegas yaitu akurasi sasaran, mutu layak akuntabilitas. Artinya penerima manfaat harus tepat, menu harus memenuhi standar gizi dan setiap SPPG harus bisa diawasi dan dievaluasi secara terbuka," jelas Qodari.

Penerima MBG

Sebelumnya diberitakan, Qodari memaparkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kata dia, penerima program MBG sudah mencapai 61,9 juta orang.

Jumlah tersebut merupakan 74,8 persen dari total penerima MBG yang ditargetkan pemerintah yaitu sebesar 82,9 juta orang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Status terkini pelaksanaan program MBG berdasarkan data BGN per 12 Mei 2026. Jumlah penerima manfaat yang terdata mencapai 61.991.412 orang atau 74,8% dari total target 82,9 juta penerima," kata Qodari.

Sementara jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi mencapai 28.390 SPPG. Dari total tersebut, sebanyak 55,42 persen atau sekitar 15.795 SPPG telah memiliki sertifikat SLHS.

Menko Zulhas.

Stabilkan Harga di Tingkat Peternak, Zulhas Minta BGN Tambah Serapan Telur di Program MBG

Menko Zulhas meminta kepada Kepala BGN untuk memperbanyak penggunaan telur dalam program MBG, guna membantu menstabilkan harga telur khususnya di tingkat peternak.

img_title

VIVA.co.id

13 Mei 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |