Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengakui pasar di ibu kota belum terintegrasi dengan transportasi dan belum dikelola dengan baik.
“Sebenarnya, banyak market (di Jakarta) yang tidak kalah dengan di luar negeri, termasuk tidak kalah dengan Chatuchak Plaza yang ada di Bangkok maupun Markthal yang ada di Rotterdam. Problemnya adalah belum terintegrasi dan dikelola secara baik, secara internasional,” kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Senin, 23 Februari 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia mencontohkan Tsukiji Market di Tokyo yang kerap dikunjungi menteri, presiden, perdana menteri serta gubernur untuk duduk santai sambil menikmati sushi, sashimi, dan kopi.
Pramono mengakui hal itu belum terwujud di pasar-pasar di Jakarta. Padahal secara kualitas, pasar Jakarta juga dinilai tidak kalah dengan pasar-pasar di luar negeri itu.
Dia pun berharap pasar-pasar di Jakarta bukan hanya sekadar menjadi ruang transaksi ekonomi, tetapi juga budaya, ruang publik, destinasi wisata, dan sebagainya.
“Itulah yang belum ada di kita. Padahal secara kualitas, apa yang kita lihat di Pasar Santa, misalnya, atau Pecinan Glodok, nggak kalah. Saya mengharapkan suatu hari, walaupun di Pasar Glodok Pecinan itu yang orang asingnya sudah mulai banyak, tapi suatu hari saya berharap ada Gubernur Tokyo makan di situ, ada menterinya, ada parlemennya,” ungkap Pramono.
Untuk itu, menurut dia, revitalisasi pasar harus ditempatkan sebagai bagian penting dari pengembangan ekonomi perkotaan yang berdaya saing dan inklusif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tak hanya itu, dia juga menginginkan agar kolaborasi terus ditingkatkan dalam pengembangan pasar di Jakarta, salah satunya melalui FGD yang digelar pada Senin, yang diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi konkret untuk ditindaklanjuti oleh Perumda Pasar Jaya dalam rencana pengembangan lima tahun ke depan.
“Pengembangan pasar dapat terwujud apabila koordinasi dilakukan secara baik. Saya mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta yang menginisiasi FGD ini. Mudah-mudahan, hasilnya dapat menjadi milestone atau rencana strategis untuk perbaikan 153 pasar di Jakarta,” ucap Pramono. (Ant)
Gubernur Pramono: Harga Cabai di Jakarta Sudah Turun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyebutkan harga cabai di ibu kota sudah mengalami penurunan meskipun belum dilakukan intervensi. Harga cabai harus diawasi.
VIVA.co.id
23 Februari 2026

2 weeks ago
5











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
