Bernardo Tavares Ultimatum Persija

2 hours ago 1

Sabtu, 11 April 2026 - 14:26 WIB

VIVA – Duel panas bakal tersaji di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 11 April 2026. Jelang laga krusial ini, pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, melontarkan peringatan keras kepada Persija Jakarta.

Menurut Tavares, tekanan besar kini berada di kubu Macan Kemayoran. Bukan tanpa alasan, Persija sedang dalam tren buruk setelah gagal menang dalam tiga pertandingan terakhir, sementara ambisi juara musim ini masih terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini membuat sorotan tajam mengarah ke skuad Persija, termasuk Rizky Ridho dan rekan-rekannya. Tekanan datang bukan hanya dari suporter, tapi juga dari internal manajemen tim.

"Tekanan ada di Persija karena mereka tiga kali tanpa kemenangan. Mereka juga berada di atas klasemen dibanding kami," kata Tavares saat jumpa pers sebelum laga, Jumat.

Meski demikian, pelatih asal Portugal itu menegaskan timnya tidak datang ke Jakarta untuk sekadar bertahan. Ia memastikan Bajol Ijo tetap memburu kemenangan.

"Namun kami tidak pernah merencanakan untuk seri atau kalah. Kami selalu mencoba menang. Kami tahu ini akan sulit, tapi mungkin kami bisa memberi kejutan," ujarnya menegaskan.

Motivasi Persebaya kian berlipat. Mereka punya misi besar: mengakhiri puasa kemenangan di Senayan yang sudah berlangsung cukup lama.

Terakhir kali Persebaya Surabaya menang di GBK terjadi pada Desember 2019 dengan skor 2-1. Setelah itu, kemenangan seolah menjauh dari tim asal Surabaya tersebut setiap kali tampil di stadion terbesar di Indonesia itu.

Namun bagi Tavares, catatan masa lalu bukan penentu hasil di lapangan. "Tentu kami melihat hasil masa lalu, tapi sejarah tidak mengubah apa yang bisa kami lakukan besok. Ini akan jadi pertandingan yang berbeda," ucap mantan pelatih PSM Makassar ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyoroti kelemahan timnya di laga terakhir, yang harus segera dibenahi jika ingin mencuri poin di kandang Persija.

"Yang penting adalah fokus kami harus tinggi, karena dalam laga tandang terakhir kami kebobolan lima gol (1-5 vs Borneo). Mental pemain harus kuat dari awal sampai akhir," katanya.

Sutan Harhara

Sepakbola Indonesia Berduka, Legenda Timnas dan Persija Sutan Harhara Meninggal Dunia

Sepakbola Indonesia diselimuti awan hitam, Sabtu 11 April 2026.  Legenda Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Sutan Harhara, meninggal dunia pada Sabtu

img_title

VIVA.co.id

11 April 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |