Jumat, 12 Juni 2026 - 20:00 WIB
VIVA –Media Iran, Mehr, merilis rincian draf nota kesepahaman (MoU) berisi 14 poin antara Teheran dan Washington. Dokumen tersebut mengungkap sejumlah perbedaan signifikan dibandingkan dengan ketentuan yang sebelumnya dilaporkan oleh Axios, terutama terkait pencabutan sanksi, aset Iran yang dibekukan, komitmen rekonstruksi, serta cakupan negosiasi lanjutan.
Menurut kantor berita Mehr, draf tersebut terdiri dari 14 poin dan masih harus melalui peninjauan serta persetujuan akhir dari otoritas terkait di Iran. Kedua versi yang beredar memiliki sejumlah kesamaan dalam tujuan utama yang ingin dicapai.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Namun, terdapat perbedaan penting mengenai bagaimana tujuan tersebut akan diwujudkan. Axios melaporkan adanya perpanjangan gencatan senjata selama 60 hari, termasuk di Lebanon, sambil negosiasi nuklir terus berlangsung.
Sementara itu, draf yang dipublikasikan Mehr menyerukan penghentian permusuhan secara langsung dan permanen di seluruh front, termasuk Lebanon, yang kemudian diikuti oleh 60 hari perundingan untuk mencapai kesepakatan nuklir final.
Perbedaan juga muncul terkait pembukaan kembali Selat Hormuz. Axios menyebut jalur pelayaran strategis itu akan dibuka kembali secara segera tanpa pungutan biaya serta dengan pemulihan volume pelayaran normal. Sebaliknya, versi yang dilaporkan media Iran menyatakan bahwa pembukaan kembali Selat Hormuz akan dilakukan dalam waktu 30 hari dan harus dikoordinasikan dengan Iran.
Pencabutan sanksi menjadi salah satu titik perbedaan terbesar. Menurut Axios, keringanan sanksi dari Amerika Serikat akan bergantung pada kepatuhan Iran terhadap isi kesepakatan. Namun, draf yang diterbitkan Mehr melangkah lebih jauh dengan menyerukan penangguhan sanksi terhadap minyak, produk petrokimia, dan turunannya, pemberian akses penuh terhadap sumber daya keuangan Iran, serta pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder AS.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain itu, draf tersebut juga mengusulkan penghapusan berbagai pembatasan terkait yang diberlakukan melalui Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Perlakuan terhadap aset Iran yang dibekukan juga menunjukkan perbedaan mencolok. Axios melaporkan bahwa Iran hanya akan memperoleh akses terhadap sebagian dana yang dibekukan untuk pembelian kebutuhan kemanusiaan melalui mekanisme yang dibahas bersama Qatar. Sebaliknya, draf yang dipublikasikan Mehr mengusulkan pencairan aset Iran yang dibekukan senilai 24 miliar dolar AS selama masa negosiasi 60 hari. Setengah dari jumlah tersebut disebut akan tersedia bahkan sebelum perundingan final dimulai.
Halaman Selanjutnya
Perbedaan besar lainnya berkaitan dengan rekonstruksi dan jaminan pascaperang. Laporan Axios tidak menyinggung bantuan rekonstruksi. Namun, draf yang diterbitkan Mehr menyatakan bahwa Amerika Serikat dan sekutunya diwajibkan mengajukan rencana pembangunan kembali Iran dengan nilai sedikitnya 300 miliar dolar AS.

5 hours ago
1















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5182268/original/044611800_1744080588-WhatsApp_Image_2025-04-08_at_09.22.25.jpeg)