Badung, VIVA – Pengurus Besar Akuatik Indonesia (PB Akuatik) memasang target realistis bagi para atlet renang perairan terbuka nasional yang tampil dalam Asian Open Water Swimming (OWS) Championship 2026 di Jimbaran, Bali. Alih-alih membebani dengan target medali, federasi kini lebih fokus pada peningkatan performa dan catatan waktu para perenang Indonesia.
Target tersebut disampaikan langsung Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie saat membuka ajang Asian OWS ke-12 yang berlangsung di Kabupaten Badung, Bali, Sabtu 13 Juni 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Targetnya bagaimana di setiap ajang bisa memperbaiki catatan waktu," kata Anindya Bakrie.
Menurutnya, peningkatan performa secara konsisten menjadi langkah penting dalam membangun daya saing atlet Indonesia di level Asia. Ia berharap para perenang yang turun di kejuaraan tersebut mampu menunjukkan perkembangan dibanding penampilan sebelumnya.
“Tentu kompetisi berat tapi yang terpenting melakukan yang terbaik, lebih bagus dari sebelumnya sehingga ada peningkatan,” ucapnya.
Indonesia menurunkan enam atlet pada kejuaraan yang diikuti 78 perenang dari 18 negara Asia tersebut. Mereka adalah Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, Andy Fauzan, Alexander Adrian, Mochamad Akbar Putra Taufik, Sang Arka Ning Jaladri Prawatya, dan Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva.
Sorotan tertuju pada para atlet yang sebelumnya tampil di SEA Games 2025 Bangkok. Meski berhasil bersaing di level Asia Tenggara, keenam perenang tersebut belum mampu mempersembahkan medali bagi Indonesia.
Berdasarkan catatan SEA Games 2025, Mochamad Akbar Putra Taufik menjadi perenang Indonesia tercepat pada nomor 10 kilometer putra dengan waktu 2 jam 12 menit 51 detik.
Sementara itu, Hefrisyanthi Izzy Dwi Faiva membukukan waktu 2 jam 16 menit 01 detik pada nomor 10 kilometer putri. Rekan setimnya, Gusti Ayu Made Nadya Saraswati, mencatatkan waktu 2 jam 20 menit 51 detik di nomor yang sama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Asian OWS 2026 menjadi kesempatan penting bagi para atlet untuk mengukur kemampuan sekaligus memperbaiki capaian mereka. Pada hari pertama, panitia mempertandingkan nomor lima kilometer putra dan putri yang diikuti para atlet elite dari berbagai negara Asia.
Tak hanya menjadi arena kompetisi atlet profesional, kejuaraan tahunan tersebut juga membuka kategori A Stream OWS Series yang ditujukan bagi perenang pemula, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Halaman Selanjutnya
Panitia menyediakan sejumlah nomor dengan jarak lebih pendek, yakni 400 meter, 500 meter, 1,5 kilometer, dan 3 kilometer. Kategori ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus sarana menjaring bibit-bibit baru renang perairan terbuka Indonesia.

2 hours ago
2















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6284541/original/079194300_1779159392-unnamed__42_.jpg)