Polemik Anak Ruben Onsu dan Sarwendah Makin Panas, Komnas Perlindungan Anak Soroti Pengalihan Hak Asuh Anak

2 hours ago 2

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:25 WIB

VIVA – Perseteruan antara artis sekaligus presenter, Ruben Onsu dengan mantan istrinya Sarwendah masih menjadi sorotan publik.

Pasalnya, perhatian publik kini memihak kepada Ruben Onsu setelah viralnya perkataan Sarwendah yang keceplosan menyinggung nafkah sebesar Rp200 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan satir yang diduga menyindir Ruben Onsu membuat publik geram dengan tingkahnya, sehingga Sarwendah mengeluarkan video pernyataan permohonan maaf kepada masyarakat.

Selain itu, Ruben Onsu geram karena selama ini dirinya terus mengirimkan nafkah anak, namun tidak pernah diberikan kesempatan untuk bertemu kedua putrinya.

Kini pihaknya menyinggung soal kedua putrinya melakukan siaran langsung di media sosial untuk membantu Sarwendah berjualan.

Menanggapi permasalahan ini, Ketua Komnas Perlindungan Anak Agustinus Sirait berpesan untuk tidak membawa anak ke dalam media sosial.

Sebab, menurutnya media sosial akan memberikan dampak negatif terhadap anak.

“Janganlah membawa anak ke dalam sosial media untuk ikut ke aktivitas orang dewasa. Itu lebih banyak efek negatifnya yang didapat daripada positifnya,” ungkap Agustinus Sirait, dilansir dari YouTube Intens Investigasi.

Terlebih dirinya memantau perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah yang setiap hari menjadi perbincangan publik. 

Menurut Agustinus, dampak perseteruan ini akan memiliki efek berkelanjutan bagi anak.

“Apalagi ini selebritis RO (Ruben Onsu) dan S (Sarwendah) yang sedang berkonflik, kemudian wajah anak terpampang. Semua orang kenal anaknya, kemudian anak ke sekolah, ketemu guru, ketemu temannya jadi bahan pertanyaan juga. Itu kan jadi efek buruk juga buat sisi mental anak,” terang Agustinus.

Melihat perlakuan mantan istrinya terhadap ketiga putrinya, pihak Ruben Onsu berencana untuk mengajukan hak asuh anak.

Agustinus mengatakan siapa saja bisa mengajukan haknya untuk mendapatkan hak asuh anak. Nantinya akan diputuskan oleh pengadilan apakah hak asuh anak akan berpindah atau tidak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalau untuk mengajukan hak perwalian anak atau hak pengasuhan anak itu sah-sah saja. Setiap orang punya hak untuk mengajukan itu. Nanti dilihat lagi dari pengadilan bisa melihat dokumen-dokumen itu apakah layak atau tidak untuk dialihkan,” ujarnya.

Namun, Agustinus Sirait mengingatkan. Di tengah panasnya polemik Ruben Onsu dan Sarwendah, Agustinus mengatakan bahwa setiap perseteruan keluarga yang bercerai maka anak harus menjadi fokus utama untuk mendapatkan perlindungan.

Halaman Selanjutnya

“Tapi poinnya di sini adalah bagaimana sebetulnya dalam perseteruan keluarga yang bercerai jangan lupa ada anak yang harus kita perhatikan. Jangan sampai anak menjadi korban psikis terhadap perseteruan ini,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |