Bukan Sekadar Masterplan

5 hours ago 5

Minggu, 15 Maret 2026 - 22:37 WIB

Jakarta, VIVA – Bali sudah lama identik dengan kesehatan dan kebugaran, sehingga menarik wisatawan dan investor gaya hidup yang mencari keseimbangan, ketenangan, dan kehidupan holistik.

Nuanu Creative City menunjukkan kemajuan nyata di berbagai lini: infrastruktur, destinasi gaya hidup, pendidikan, hingga pengembangan hunian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membentang seluas 44 hektare di pesisir barat daya Bali, kawasan ini dirancang sebagai lingkungan yang saling terhubung, tempat dimana para penghuninya dapat tinggal, bekerja, belajar, dan berkembang selaras dengan alam.

Kepala Eksekutif Nuanu Creative City Lev Kroll memiliki visi 'yang tidak biasa' dalam membangun kawasan kreatif dan modern yang lokasinya di sekitar Pantai Nyanyi, tepatnya di Desa Beraban, Kabupaten Tabanan.

“Kami ingin membangun tempat tinggal terbaik. Artinya, kami memprioritaskan pembangunan infrastruktur terlebih dahulu—mulai dari gaya hidup, fasilitas pendidikan, hingga ruang komersial—yang mendukung kehidupan sehari-hari dan menciptakan nilai tambah bagi para penghuninya,” ungkapnya.

Pada dasarnya, lanjut Lev, konsep ‘tempat tinggal terbaik’ melampaui batas dinding hunian itu sendiri dan fokus pada dua pertanyaan utama, yaitu apa yang dapat Anda lakukan di sini? Siapa komunitas di sekitar Anda?

"Bukan sekadar masterplan. Kami bukan hanya membangun hunian berkualitas, tapi juga mengkurasi ekosistem yang unggul. Dari perspektif pribadi, inilah yang disebut kualitas hidup. Dari perspektif investor, inilah nilai tambah dan permintaan yang secara alami tumbuh dari sinergi dengan sektor pariwisata atau investasi,” jelas dia.

Dalam pengembangan kota secara menyeluruh ini, Nuanu Real Estate berperan membangun lapisan residensial sebagai pondasi ekosistem. "Untuk itulah, kami menargetkan lebih dari 400 unit residensial dan hospitality yang siap diserahterimakan pada tahun 2027," tutur Lev Kroll.

Saat ini, Nuanu Real Estate sedang menjalankan 12 proyek hunian dan satu hotel investasi dengan skema kepemilikan hak milik dan hak sewa. Sejumlah proyek telah menunjukkan progres yang signifikan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

The Collection Vol. 1 dan Ecoverse ditargetkan rampung pada kuartal I 2026. Sementara Oxo The Pavilions dan Flower Estates telah resmi memasuki tahap konstruksi usai groundbreaking.

Salah satu proyek terbaru dengan kepemilikan hak milik bagi warga negara Indonesia (WNI), Flower Estates, menghadirkan 28 unit vila yang terinspirasi dari gabungan orangerie khas Eropa dan lanskap tropis Bali.

Halaman Selanjutnya

Dipasarkan mulai dari Rp8,4 miliar, proyek ini dikembangkan bersama Nuanu Nature Team dengan taman privat sebagai elemen utama pengalaman tinggal. Proyek lainnya adalah Black Sands Oasis, pengembangan vila dan studio berstatus hak sewa dengan arsitektur desert modernism.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |