Iran Beri Balasan Menohok Setelah Trump Klaim Angkatan Lautnya Sudah Dihancurkan

9 hours ago 4

Minggu, 15 Maret 2026 - 19:00 WIB

Iran, VIVA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan banyak negara akan mengirim kapal perang untuk menjaga agar Selat Hormuz tetap terbuka. Pernyataan ini muncul setelah jalur perairan yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia serta gas alam cair (LNG) itu masih tertutup pada hari ke-15 perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

“Sejumlah negara terutama yang terdampak oleh upaya Iran menutup selat Hormuz akan mengirim kapal perang bersama AS untuk menjaga selat Hormuz tetap terbuka dan aman,” demikian unggahan Trump di media sosial Truth miliknya, Sabtu waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menyebut beberapa negara yang diharapkan ikut berkontribusi, di antaranya China, Prancis, Jepang, Korea Selatan, dan Inggris.

Dalam unggahan itu, Trump juga mengklaim bahwa Amerika Serikat telah menghancurkan 100 persen kemampuan militer Iran. Namun pada saat yang sama ia mengakui bahwa Teheran masih bisa mengirim satu atau dua drone, menebar ranjau, atau meluncurkan rudal jarak dekat di sekitar jalur pelayaran tersebut.

Ia menambahkan bahwa sementara ini Amerika Serikat akan membombardir habis-habisan garis pantai dan terus menembak kapal serta perahu Iran hingga tenggelam, dengan janji membuat selat itu kembali  terbuka, aman dan bebas dilalui.

Dalam unggahan lanjutan di Truth Social, Trump menulis bahwa negara-negara di dunia yang menerima minyak melalui Selat Hormuz harus menjaga jalur tersebut, dan kami akan membantu sangat besar.

Ia juga menyatakan bahwa Amerika Serikat akan berkoordinasi dengan negara-negara tersebut agar semuanya berjalan cepat, lancar, dan baik, seraya menyebutnya sebagai upaya tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut, kepala angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC), Alireza Tangsiri, mengatakan bahwa Selat Hormuz belum ditutup secara militer dan saat ini hanya berada di bawah kendali mereka.

“Amerika mengklaim secara keliru bahwa angkatan laut Iran telah dihancurkan. Kemudian mereka juga salah mengklaim soal pengawalan kapal tanker minyak. Sekarang mereka bahkan meminta bantuan pasukan dari negara lain,” demikian balasan Tangsiri terhadap pernyataan Trump di akun X miliknya.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump

Trump Sebut AS Akan Serang Pulau Kharg Iran Hanya Untuk Bersenang-Senang

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengancam akan melancarkan serangan tambahan ke Pulau Kharg milik Iran serta mendesak negara sekutunya mengirim kapal perang.

img_title

VIVA.co.id

15 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |