Jakarta, VIVA – Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan mengalami kemacetan parah pada arus mudik Lebaran 2026, dan disebut-sebut mencapai titik puncaknya pada hari Minggu, 15 Maret 2026. Bahkan, para pemudik yang menuju Pulau Jawa kabarnya harus terjebak antrean hingga 14 jam lamanya.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Windy Andale menjelaskan, peningkatan jumlah kendaraan yang menuju Pelabuhan Gilimanuk ini terjadi seiring tingginya mobilitas masyarakat dan kendaraan logistik, yang hendak menyeberang menjelang penutupan layanan penyeberangan saat Nyepi pada tanggal 18-20 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“ASDP menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan sebagian pengguna jasa," kata Windy dal keterangannya, Minggu, 15 Maret 2026.
Penumpang ASDP.
Photo :
- Dokumentasi ASDP.
ASDP pun dilaporkan telah mengerahkan 35 kapal yang beroperasi 24 jam, untuk melayani pemudik yang menyeberangi Selat Bali.
"Saat normal kapal yang beroperasi sebanyak 28 kapal. Saat ini kami tambah sehingga menjadi 35 kapal," ujarnya.
Untuk mempercepat pengangkutan kendaraan dan penumpang dari Pelabuhan Gilimanuk, Windy mengatakan bahwa ASDP telah memberlakukan pola tiba-bongkar-berangkat terhadap enam kapal.
Dengan pola tersebut, menurutnya enam kapal yang sandar di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi, hanya membongkar muatan tanpa mengisi lagi dan langsung kembali ke Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana.
Dia menambahkan, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk juga didukung 17 dermaga aktif, terdiri dari sembilan dermaga di Pelabuhan Ketapang (4 MB, 3 LCM, 1 ponton, 1 Bulusan) dan delapan dermaga di Pelabuhan Gilimanuk (4 MB dan 4 LCM).
"Khusus dermaga LCM difokuskan melayani kendaraan logistik untuk menjaga kelancaran distribusi barang, sekaligus memisahkan arus kendaraan besar dengan kendaraan penumpang," ujarnya.
General Manager ASDP Cabang Ketapang, Arief Eko mengatakan, berdasarkan data Posko Gilimanuk selama 24 jam, pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga pukul 23.59 WIB, tercatat 234 trip kapal beroperasi melayani penyeberangan dari Bali menuju Jawa, dengan jumlah penumpang mencapai 54.652 orang. Angka itu naik 8,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Untuk kendaraan roda dua, menurut dia, yang menyeberang dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Ketapang sebanyak 10.733 unit atau naik 37,5 persen.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Sementara kendaraan roda empat 4.610 unit atau naik 0,7 persen dibandingkan tahun lalu," ujaelenya.
Sementara untuk kendaraan logistik, tercatat 1.986 unit truk atau naik 2,3 persen dan bus 503 unit atau turun 22,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pantauan di lapangan Minggu sore, antrian panjang kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk di Kabupaten Jembrana, Bali masih terjadi.
Siap-siap! Puncak Mudik di Terminal Kampung Rambutan Terjadi di 17-18 Maret
Pengelola Terminal Kampung Rambutan memprediksi, puncak arus mudik Lebaran 2026 terjadi pada tiga sampai empat hari sebelum Lebaran, yakni 17-18 Maret 2026.
VIVA.co.id
15 Maret 2026

6 hours ago
2











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5099396/original/009719200_1737184156-f6d9803e-0e20-4d3e-9c5c-71f4811dc48b.jpg)