FIFA Series 2026 Makin Dekat, Bung Ropan Sebut Timnas Indonesia Masih Punya Banyak PR

7 hours ago 3

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:29 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola, Ronny Pangemanan atau Bung Ropan menilai skuad Garuda masih memiliki kelemahan di lini tengah dan lini depan. Menurutnya, kebutuhan tambahan pemain di dua sektor tersebut sudah disadari federasi, tetapi proses naturalisasi pemain baru hampir dipastikan tidak akan selesai sebelum turnamen FIFA Series pada 27 hingga 30 Maret 2026.

Ropan menilai belum ada sosok penyerang yang ideal untuk berduet dengan Ole Romeny. Ia menyebut federasi tengah mengupayakan tambahan kekuatan melalui jalur naturalisasi pemain diaspora yang berkarier di Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“PSSI sedang mengupayakan untuk menambah amunisi dalam skuad Garuda kita. Kalau bicara menambah amunisi, pasti ini soal penambahan pemain diaspora,” ujar Ropan melalui kanal YouTube pribadinya.

Ropan mengungkapkan ada dua pemain yang sedang dibidik untuk dinaturalisasi. Namun, identitas keduanya belum diumumkan secara resmi oleh federasi. Ia menjelaskan, salah satu pemain disebut tengah diproses agar dalam beberapa bulan ke depan bisa masuk ke DPR RI sebagai bagian dari tahapan administrasi naturalisasi.

Bek Timnas Indonesia, Calvin Verdonk (kanan)

Photo :

  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt/aa.

“Jadi ada dua pemain naturalisasi yang sedang dibidik. Nama-namanya belum beredar. Tetapi satu di antaranya sedang diproses agar dalam beberapa bulan ke depan bisa masuk ke DPR RI,” kata Ropan.

Menurut dia, tambahan pemain baru kemungkinan besar akan difokuskan ke sektor lini tengah dan striker. Kebutuhan di lini pertahanan dinilai tidak terlalu mendesak karena stok pemain belakang masih cukup, terlebih setelah Elkan Baggott kembali masuk ke skuad Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kebutuhan taktis, regenerasi juga menjadi alasan penting dalam penambahan pemain di lini tengah. Bung Ropan menyinggung absennya Thom Haye pada FIFA Series kali ini, sementara Joey Pelupessy juga disebut telah memasuki usia 30 tahun. Situasi itu dinilai membuat pembaruan komposisi di sektor tengah perlu dipikirkan sejak sekarang.

Dengan jadwal FIFA Series yang sudah sangat dekat, Ropan menilai hampir mustahil proses naturalisasi pemain baru bisa rampung tepat waktu. Penilaian itu sejalan dengan penjelasan Exco PSSI Arya Sinulingga yang menyebut penambahan pemain naturalisasi dalam waktu dekat sulit direalisasikan.

Halaman Selanjutnya

Karena itu, pemain baru hasil naturalisasi kemungkinan besar baru dapat bergabung pada agenda FIFA Matchday berikutnya yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan tahun. Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari persiapan jangka panjang Timnas Indonesia menghadapi agenda besar selanjutnya, termasuk Piala Asia 2027 dan kualifikasi Piala Dunia 2030.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |