Bupati Aceh Timur: Belum Ada Laporan Korban Jiwa Akibat Terbakarnya Sumur Minyak Tradisional

2 hours ago 2

Minggu, 5 Juli 2026 - 22:30 WIB

Banda Aceh, VIVA – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyatakan sampai saat ini belum ada informasi mengenai korban jiwa akibat terbakarnya sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional di Dusun Utama, Gampong Lhok Leumak, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur.

"Berdasarkan laporan Camat Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, sampai saat ini belum ada informasi korban jiwa dalam kebakaran sumur minyak yang dikelola masyarakat secara tradisional," kata Iskandar yang dihubungi dari Banda Aceh, Minggu malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, sumur minyak yang digali dan dikelola masyarakat secara tradisional di Dusun Utama, Kecamatan Darul Ihsan, Kabupaten Aceh Timur, terbakar, pada Minggu 5 Juli sekira pukul 13.30 WIB.

Bupati mengatakan tiga unit truk pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Timur serta tim perusahaan migas, Medco, dikerahkan ke lokasi.

"Pihak kecamatan berkoordinasi dengan polsek dan koramil setempat melakukan penanganan awal. Pihak kepolisian juga memasang garis pembatas agar masyarakat tidak memasuki areal kebakaran," katanya.

Iskandar mengatakan kondisi api yang sebelumnya sempat melebar ke lahan warga, kini mulai berkurang. Kini, kobaran api hanya terpusat pada seputaran lubang sumur minyak yang digali masyarakat.

"Dari laporan yang kami terima, di lokasi sudah ditempatkan personel Polres Aceh Timur guna mengamankan areal kebakaran. Kami juga terus memantau perkembangan kejadian tersebut," kata Iskandar. (Ant)

Petugas damkar memadamkan kobaran api di sumur tradisional yang meledak di Desa Lhok Lemak, Darul Ihsan, Aceh

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Meledak

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai adanya korban maupun besaran kerugian material akibat peristiwa meledaknya sumur minyak tradisional.

img_title

VIVA.co.id

5 Juli 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |