Bursa Asia Rontok, Serangan AS-Israel ke Iran Picu Kepanikan Pasar Global

1 week ago 4

Senin, 2 Maret 2026 - 08:50 WIB

Jakarta, VIVA - Bursa Asia-Pasifik anjlok pada pembukaan pasar hari ini, Senin, 2 Maret 2025. Penurunan tajam seirinh meningkatnya ketegangan konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS)-Israel.

Serangan AS-Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan energi global. Pasar semakin cemas mendengar pernyatan Presiden AS, Donald Trump, mengatakan operasi militer di Iran akan berlanjut sampai tiga personel militer AS tewas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei

Pertemuan yang disebut-sebut sebagai Perang Dunia III ini menyebabkan harga minya dunia melesat lebih dari 8 persen. Minyak West Texas Intermediate dan Brent terakhir diperdagangkan pada US$72,52 dan US$79,04 per barel. 

Selain itu, harga emas dunia ikut meledak karena investor berbondong-bondong membeli aset safe haven di tengah konflik dunia. Harga emas berjangka mencatat kenaikan sebesar 2,3 persen.

Dikutip dari CNBC Internasional, indeks Nikkei 225 Jepang anjlok hampir 2 persen pada pembukaan perdagangannya. Indeks Topix merosot 2,1 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indeks S&P/ASX 200 di Australia melemah sebesar 0,38s persen pada perdagangan awal. Sementara itu, Indeks Hang Seng Hong Kong berjangka terjun ke area 26.465 dari sebelumnya di posisi di 26.630,54.

Bursa Korea Selatan tutup karena hari libur nasional.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Idrus Marham

Idrus Marham Kecam Serangan AS-Israel ke Iran: Ini Ancaman Perdamaian Dunia

Waketum Partai Golkar, Idrus Marham mengecam keras serangan militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran yang menewaskan Ayatollah Ali Khamenei.

img_title

VIVA.co.id

2 Maret 2026

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |