Jakarta, VIVA – Kesempatan berlatih bersama para kiper terbaik menjadi pengalaman berharga bagi penjaga gawang muda Timnas Indonesia, Cahya Supriadi. Jelang Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026, kiper berusia 22 tahun itu mengaku banyak mendapat pelajaran langsung dari Emil Audero dan Maarten Paes.
Cahya mengatakan, kedua kiper senior tersebut tak pernah ragu membagikan pengalaman dan memberikan masukan setiap kali melihat dirinya melakukan kesalahan saat latihan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Selama berlatih bersama Emil dan Maarten Paes, mereka sering memberikan masukan ketika melihat gerakan saya yang kurang tepat," ujar Cahya dalam acara Water Break PSSI Pers bertajuk ASEAN Hyundai Cup 2026: Menjemput Gelar Pertama Indonesia di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.
Tak sekadar memberi saran, Cahya mengungkapkan Emil dan Maarten bahkan langsung memperagakan teknik yang benar agar dirinya lebih mudah memahami setiap detail yang perlu diperbaiki.
Maarten Paes
Photo :
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat & PSSI
"Mereka akan langsung memperagakan teknik yang benar dan menjelaskan bagaimana seharusnya dilakukan," katanya.
Menurut Cahya, dukungan yang diberikan dua kiper berpengalaman itu tak hanya sebatas aspek teknis. Emil Audero dan Maarten Paes juga terus memotivasinya agar tidak cepat puas dan terus berkembang.
"Selain itu, mereka juga selalu berpesan agar saya terus bekerja keras. Mereka yakin saya masih bisa berkembang menjadi lebih baik lagi," ucapnya.
Tak hanya belajar dari rekan setim di Timnas Indonesia, Cahya juga mengaku rutin mengambil pelajaran dari para penjaga gawang kelas dunia melalui tayangan Piala Dunia Klub. Menurutnya, turnamen tersebut menjadi referensi penting untuk meningkatkan kualitas permainannya.
"Menurut saya, turnamen seperti Piala Dunia menjadi pembelajaran yang sangat baik bagi kami. Kami bisa melihat bagaimana performa para pemain, terutama para kiper terbaik dunia. Dari situ saya belajar banyak hal yang bisa saya praktikkan dalam latihan maupun pertandingan," ungkap Cahya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di sisi lain, Cahya menyambut positif keputusan tim pelatih yang memusatkan latihan Timnas Indonesia di Bali menjelang Piala AFF 2026. Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat menunjang kebutuhan pemain selama menjalani persiapan.
"Menurut saya, Bali memang tempat yang tepat untuk menjalani pemusatan latihan. Fasilitas latihannya sangat baik. Lapangannya bagus, tersedia pusat kebugaran (gym), sehingga setelah latihan kami bisa langsung menjalani latihan tambahan di gym atau bahkan sebelum latihan," jelas Cahya.
Halaman Selanjutnya
Ia berharap seluruh persiapan yang dilakukan dapat membantu Timnas Indonesia tampil maksimal di Piala AFF 2026. Skuad Garuda sendiri tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste.

3 hours ago
1










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8004128/original/059258800_1780843343-word_media_image4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8256068/original/018149700_1781146804-20260609_153019.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259900/original/052275700_1781518574-WhatsApp_Image_2026-06-15_at_17.01.22.jpeg)