Jakarta, VIVA – Persiapan keuangan di bulan Ramadhan menjadi langkah penting yang sering kali diabaikan. Padahal, periode ini identik dengan peningkatan aktivitas konsumsi, mulai dari belanja kebutuhan sahur dan berbuka, acara buka bersama, hingga pengeluaran untuk zakat dan sedekah.
Tanpa perencanaan yang matang, anggaran rumah tangga dapat membengkak secara signifikan, bahkan memengaruhi kondisi keuangan setelah Ramadan berakhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ramadhan sendiri seharusnya menjadi momentum untuk memperkuat disiplin finansial, bukan justru memicu perilaku konsumtif. Sebab itu, menyusun rencana pengelolaan dana sejak awal, menjadi kunci agar pengeluaran tetap terkendali.
Melansir dari The National News, Senin, 16 Februari 2026, berikut beberapa langkah persiapan keuangan di bulan Ramadhan yang dapat Anda terapkan.
Ilustrasi keuangan untuk liburan.
1. Susun Anggaran Khusus Ramadan
Langkah pertama adalah membuat anggaran terpisah khusus untuk kebutuhan Ramadhan. Hitung estimasi pengeluaran untuk bahan makanan, kebutuhan dapur, zakat, sedekah, hingga biaya sosial lainnya. Jika Anda memiliki anggaran yang jelas, Anda dapat mengontrol arus kas dan menghindari pemborosan yang tidak perlu.
Pastikan anggaran tersebut realistis dan disesuaikan dengan kondisi pendapatan Anda. Jangan memaksakan standar konsumsi yang melebihi kemampuan finansial.
2. Prioritaskan Kebutuhan Utama
Ramadhan sering kali identik dengan berbagai penawaran menarik dan promo besar. Namun, Anda perlu membedakan antara kebutuhan dan keinginan. Dahulukan pengeluaran yang bersifat wajib seperti bahan makanan pokok dan kewajiban zakat sebelum mempertimbangkan belanja tambahan. Sikap selektif dalam berbelanja akan membantu menjaga stabilitas keuangan hingga akhir bulan.
3. Rencanakan Menu Sahur dan Berbuka
Perencanaan menu harian dapat menekan pengeluaran secara signifikan. Dengan menyusun daftar menu selama satu minggu atau satu bulan, Anda dapat membuat daftar belanja yang lebih terarah. Cara ini efektif untuk menghindari pembelian impulsif yang sering terjadi saat berbelanja tanpa perencanaan. Selain itu, memasak sendiri di rumah cenderung lebih hemat dibandingkan membeli makanan jadi setiap hari.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
4. Manfaatkan Promo Secara Bijak
Banyak supermarket dan platform belanja menawarkan diskon khusus selama Ramadhan. Anda dapat memanfaatkan promo tersebut untuk kebutuhan pokok yang memang sudah direncanakan dalam anggaran.
Halaman Selanjutnya
Namun, hindari membeli barang hanya karena tergiur potongan harga. Pastikan setiap pembelian sesuai dengan kebutuhan yang telah ditetapkan sebelumnya.

3 weeks ago
8











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5479806/original/021929400_1768990958-makanan_beku_sehat.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3429214/original/050982400_1618458325-dan-dealmeida-4aM_QE-HRLw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5124902/original/069816200_1738908499-glass-water-ai-generated.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5500390/original/054028400_1770863825-IMG01145.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523066/original/035189100_1772787502-andi_campak.jpeg)
