Cuaca Ekstrem Terjang Kota Semarang, Puluhan Pohon Tumbang-Satu Orang Tewas

3 weeks ago 6

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:14 WIB

VIVA Cuaca ekstrem berupa hujan dan angin kencang yang melanda Kota Semarang pada Rabu, 18 Februari 2026, mengakibatkan kerusakan fasilitas publik di beberapa titik strategis, terutama baliho roboh dan puluhan pohon tumbang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Endro Pudyo Martanto mengatakan, ada 41 peristiwa yang diakibatkan hujan deras yang disertai angin kencang sejak pukul 11.00 WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Insiden paling mencolok terjadi di kawasan Kebonharjo, tepatnya di dekat Stasiun Tawang Semarang. Sebuah baliho raksasa dilaporkan roboh akibat tidak kuat menahan terpaan angin kencang.

Posisi baliho yang berada di area akses utama transportasi ini sempat memicu perhatian warga dan pengendara yang melintas di sekitar lokasi kejadian.

Selain kerusakan baliho, laporan pohon tumbang juga muncul dari wilayah pusat kota.

Di Jalan Batan, Kelurahan Seteran, Kecamatan Semarang Tengah, sebuah pohon besar roboh hingga menutup sebagian akses jalan dan mengganggu mobilitas warga.

"Pohon tumbang juga terjadi di jalur utama seperti Jalan Supriyadi, Arteri Yos Sudarso, hingga area BKB. Di Jalan Bendungan, dilaporkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya luka-luka akibat tertimpa pohon," jelas Endro lewat keterangan tertulis, Rabu.

Dampak angin kencang juga menyasar pemukiman dan fasilitas umum. Beberapa rumah warga di Tambak Boyo, Pringgodani, dan Bambankerep dilaporkan roboh atau atapnya tersapu angin.

Sejumlah kendaraan, termasuk mobil di Jalan Supriyadi dan depan posko PMK, turut mengalami kerusakan akibat tertimpa material pohon. Pohon tumbang juga sempat menutup akses jalan di banyak titik, mulai dari kawasan pusat kota seperti Jalan Pandanaran dan Imam Bonjol, hingga wilayah pinggiran seperti Ngaliyan dan Tembalang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

BPBD  Kota Semarang hingga saat ini masih terus melakukan pendataan mendalam terkait dampak kerusakan akibat cuaca ekstrem tersebut. Petugas juga diturunkan ke lapangan dan melaporkan kejadian kepada Dinas terkait untuk melakukan evakuasi material pohon dan pengamanan area baliho roboh dekat Stasiun Tawang.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat cuaca buruk melanda.

Halaman Selanjutnya

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |