Cuaca Makin Panas karena El Nino, Ini Deretan Penyakit yang Mengintai

3 hours ago 2

Kamis, 14 Mei 2026 - 18:03 WIB

Jakarta, VIVA – Fenomena El Nino kembali menjadi perhatian dunia karena dampaknya yang semakin terasa di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perubahan pola cuaca akibat El Nino membuat suhu udara menjadi lebih panas dan curah hujan berkurang di sejumlah wilayah. 

Kondisi ini tidak hanya memengaruhi sektor pertanian dan ketersediaan air, tetapi juga berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat. Scroll untuk info lebih lanjut...

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah lembaga kesehatan dunia seperti WHO dan CDC telah memperingatkan bahwa El Nino dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit. Cuaca ekstrem, kekeringan, kebakaran hutan, hingga kualitas udara yang memburuk, menjadi faktor yang memicu gangguan kesehatan. 

Sebab itu, penting bagi Anda memahami dampak El Nino terhadap kesehatan agar dapat melakukan langkah pencegahan sejak dini. Berikut beberapa dampak El Nino terhadap kesehatan, sebagaimana dirangkum pada Kamis, 14 Mei 2026.

1. Risiko Heat Stroke dan Dehidrasi Meningkat

Salah satu dampak paling terasa saat El Nino terjadi adalah meningkatnya suhu udara. Paparan panas berlebih dalam waktu lama dapat menyebabkan dehidrasi, kelelahan, hingga heat stroke. Kondisi ini terjadi ketika tubuh gagal mengontrol suhu internal akibat cuaca yang terlalu panas.

Kelompok yang paling rentan mengalami gangguan ini antara lain lansia, anak-anak, pekerja luar ruangan, dan orang dengan penyakit kronis. Untuk mengurangi risiko, Anda disarankan memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berat di bawah terik matahari, dan menggunakan pakaian yang nyaman.

2. Gangguan Pernapasan akibat Asap Kebakaran

El Nino sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan karena kondisi cuaca yang lebih kering. Asap dari kebakaran tersebut dapat menurunkan kualitas udara dan memicu berbagai penyakit pernapasan.

Gangguan kesehatan yang umum muncul antara lain ISPA, asma kambuh, iritasi mata, hingga sesak napas. Anak-anak dan penderita penyakit paru menjadi kelompok yang paling rentan terdampak polusi udara akibat asap kebakaran. Karena itu, penggunaan masker saat kualitas udara memburuk sangat dianjurkan untuk mengurangi paparan partikel berbahaya di udara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Penyakit Menular Lebih Mudah Menyebar

Perubahan suhu dan pola hujan selama El Nino dapat memengaruhi perkembangan nyamuk pembawa penyakit. Kondisi lingkungan tertentu bisa mempercepat penyebaran penyakit seperti demam berdarah dengue, malaria, chikungunya, dan Zika.

Halaman Selanjutnya

Menurut WHO, genangan air setelah hujan singkat maupun penyimpanan air saat kekeringan dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk. Akibatnya, risiko penularan penyakit berbasis vektor meningkat di banyak wilayah tropis.

Halaman Selanjutnya

Read Entire Article
Sindikasi | Jateng | Apps |