Jakarta, VIVA – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah tidak akan melakukan intimidasi hingga mengancam masyarakat yang memberikan kritik.
Dudung pun meminta agar tidak ada yang menggiring narasi seolah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto tidak mau dikoreksi publik.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Saya rasa tidak ada itu intimidasi, tidak ada hal-hal yang membuat tekanan atau memberikan statement mengoreksi pemerintah, kemudian ada ancaman. Saya rasa tidak ada," kata Dudung kepada wartawan, dikutip Kamis, 14 Mei 2026.
"Janganlah dibuat-buat seperti itu. Menurut saya nggak ada ancaman-mengancam seperti itu. Jangan kemudian seakan-akan ada intimidasi," sambungnya.
Dudung menyebut Prabowo terbuka atas kritik dan masukan untuk pemerintahannya. Bahkan, Prabowo juga memerintahkan seluruh jajarannya untuk berani mendengarkan pendapat orang lain.
"Beliau menyampaikan, 'kita harus berani bicara, kita harus berani berpendapat, tapi kita harus berani mendengarkan pendapat orang lain'. Beliau mau, saya menyampaikan saran masukan, beliau mau kok. Ya. Jangan kemudian diplintir seakan-akan tidak mau menerima masukan," tutur Dudung.
Dudung lantas mengungkap bahwa fitnah hingga kebencian saat ini banyak tersebar di media sosial.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia kemudian mengungkit pernyataan Presiden ke-4 Abdurachman Wahid atau Gus Dur yang mengatakan sebaik apapun seseorang dan pekerjaannya, pasti akan ada kebencian dari orang lain.
"Saya sendiri jadi KSP baru seminggu lebih. Baru kaget juga. Selama saya jadi penasihat presiden, rupanya program-program beliau itu kan saya lihat itu hanya eh yang disampaikan beliau dari kementerian-kementerian. Setelah saya cek di lapangan, wah luar biasa. Artinya dirasakan betul oleh masyarakat. Ya. Dan perkembangannya... bayangkan mungkin ya sebelum-sebelumnya tidak seperti itu, tidak terpikirkan," pungkas Dudung.
Ada Temuan Belatung, KSP Dudung Sebut Dua Dapur MBG di Jakbar Di-suspend!
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman menyebut dua dapur MBG di kawasan Jakarta Barat di-suspend usai ditemukan belatung.
VIVA.co.id
14 Mei 2026

5 hours ago
1











:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364675/original/098242200_1759123308-padel_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5555113/original/019639800_1776143107-Mahasiswa_UI_diduga_lakukan_pelecehan_seksual__2_.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5556554/original/020780300_1776253850-BPJS_Kesehatan.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3301494/original/038090600_1605800346-Tips.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5030100/original/095728600_1732950329-ciri-ciri-urine-penderita-diabetes.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5457086/original/001907200_1766985704-mohammad-o-siddiqui-uXIx0Ss3b-c-unsplash.jpg)